Dream - Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah, Muliaman D Hadad, sangat berkeinginan keuangan syariah menjadi arus utama (mainstream) dalam perekonomian nasional. Dengan begitu, ekonomi syariah tidak lagi terpinggirkan.
" Saya ingin Islamic finance menjadi mainstream, menjadi komplementer keuangan konvensional, sehingga Islamic finance tidak terpinggirkan," kata Muliaman dalam seminar bertajuk 'Masa Depan Perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia' di Jakarta, Rabu, 22 November 2017.
Muliaman mengatakan keuangan syariah bisa menciptakan inklusi keuangan di semua lapisan. Sebagai contoh pada lapisan bawah terdapat koperasi syariah atau Baitul Maal wat Tanwil (BMT) yang bisa menyalurkan pembiayaan mikro.
Tak hanya itu, kata Muliaman, keuangan syariah bisa menyediakan sejumlah produk di luar perbankan untuk kelompok menengah. Beberapa di antaranya seperti saham syariah dan asuransi syariah.
Keberadaan kelompok menengah yang cukup banyak dapat memberikan dorongan besar bagi perkembangan keuangan syariah. Kelompok ini memiliki karakteristik berpendidikan dan memiliki daya beli yang kuat.
" Kalau ekonomi dan keuangan syariah didorong, masyarakat akan sejahtera sehingga gap (kesenjangan antara si kaya dan si miskin) akan berkurang," kata dia.
(Sah)
Advertisement

Tak Peduli Laki-Laki atau Perempuan, Ini Alasan Mengapa Setiap Orang Harus Bisa Memasak

Mengapa Orang Bersepeda Lebih Banyak Menggunakan Pakaian yang Ketat?

Budaya Ngopi di Indonesia Serta Sejarah Masuk Minuman Hitam Nan Nikmat Ini
7 Makanan yang Sering Dikira Ultra-Processed Food, Padahal Belum Tentu

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tetap Berenergi tetapi Tidak Mengganggu Tidur?

Benarkah Iskandar Zulkarnain dan Alexander the Great adalah Orang yang Sama?

Tak Hanya Indonesia, Ini Negara yang Juga Merayakan 17 Agustus sebagai Hari Kemerdekaan