Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
SPBU 34.46134 Yang Terletak Di Jalan Raya Bandung, Tasikmalaya KM 81. / Foto: Pertamina
Dream - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian barat terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen dalam menghadirkan BBM dan LPG hingga ke pelosok Desa.
Salah satu bukti komitmen tersebut diwujudkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.46134 yang terletak di Jalan Raya Bandung, Tasikmalaya KM 81 Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya. SPBU tersebut menyediakan fasilitas umum pemandian air panas alami.
Executive General Manager Regional Jawa Bagian Barat, Waljiyanto menuturkan bahwa tersedianya pemandian air panas itu karena kawasan Kecamatan Kadipaten dan Ciawi terdapat beberapa titik panas bumi sumber mata air panas alami.
" Air panas alami tersebut mengandung belerang dari pegunungan Kawah Karaha Bodas yang dikelola oleh Pertamina Geothermal Energi (PGE), sehingga sangat mendukung sebagai salah satu objek wisata di daerah tersebut," tutur Waljiyanto dalam keterangan yang diterima Dream pada Jumat, 10 Januari 2022.
Waljiyanto juga mengatakan, hal tersebut sebagai upaya memberikan pelayanan yang sempurna dalam mendistribusikan energi untuk seluruh masyarakat di Wilayah Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.
" Pertamina tidak hanya memastikan pasokan dalam kondisi aman, namun juga memberikan pelayanan tambahan kepada konsumennya agar selalu merasa nyaman,” jelas Waljiyanto.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Eko Kristiawan menerangkan bahwa ini merupakan satu-satunya SPBU di Wilayah Regional Jawa Bagian Barat yang memiliki konsep Rest Area dengan pemandian air panas sebagai tempat peristirahatan pengunjung.
“ Jadi tidak hanya membeli bahan bakar, di sini pengunjung juga bisa merelaksasikan diri di kolam air panas alami,” terang Eko.
Ia juga menyampaikan bahwa fasilitas pemandian air panas tersebut sengaja dibuat oleh pemilik SPBU pada tahun 2010 untuk umum, agar bisa digunakan
Semenjak penurunan kasus Covid-19 dan sudah diperbolehkannya Mudik Idul Fitri pada tahun ini, SPBU yang berada di pinggir kiri jalan dari arah Bandung itu sudah mulai ramai dikunjungi oleh pengunjung yang hanya sekadar untuk merendamkan tubuh mereka sejenak ke dalam kolam air panas alaminya.

SPBU tersebut menyediakan kolam air panas dengan luas sekitar 7x12 meter, pengunjung juga dapat menikmati fasilitas kamar rendam, katanya.
Selain pemandian, pengunjung dapat menikmati fasilitas lain seperti rumah makan, supermarket, musala dan sarana istirahat lainnya bagi pemudik.
“ Dengan waktu operasional 24 jam, maka diharapkan layanan SPBU dapat memberikan kepuasan kepada konsumen,” tambahnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya