Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Penulis Harry Potter, J.K Rowling (mirror.co.uk)
Dream - Dua miliarder dunia terlibat adu mulut. Isu anti-Islam menjadi topik perdebatan. Siapa pemenangnya?
Insiden penembakan brutal yang melanda majalah satiris, Charlie Hebdo di Paris memancing reaksi dari Rupert Murdoch. Murdoch memiliki ikatan yang kuat dengan industri media. Dialah pemilik raksasa media, News Corp.
Murdoch berpendapat tragedi berdarah Charlie Hebdo adalah tanggung jawab umat muslim di dunia.
" Mungkin sebagian muslim cinta damai. Namun sampai mereka sadar dan menghancurkan kanker jihad yang berkembang. Mereka harus bertanggung jawab," kecam Murdoch dalam akun Twitter-nya seperti dikutip Dream dari laman mic.com, Senin, 12 Januari 2015.
Komentar keras Murdoch tak pelak membuat jagat sosial media bereaksi. Salah seorang pengguna Twitter dengan akun @makhondolovu menulis selama ini menganggap Murdoch sebagai orang anti-rasis.
" Namun Tweet ini meyakinkan kicauan yang rasis, atau mungkin dia hanya tak peduli. Atau mungkin keduanya," geram Ndolovu.
Rentetan balasan Twitter pun terus berlangsung. Sampai akhirnya, penulis buku terlaris Harry Potter, JK Rowling ikut mengomentari tweet Murdoch.
" Saya terlahir Kristen. Jika hal ini menjadikan Rupert Murdoch tanggungjawab saya, maka saya akan otomatis mengucilkan dia," kata Rowling.
Matt Essert, jurnalis mic.com mencoba memaknai pesan yang disampaikan Rowling sebagai kalimat yang cerdas. Tidak hanya meruntuhkan retoritas anti-muslim dan absurditas Murdoch, tapi juga menyiratkan bahwa perbuatan seseorang tidak bisa langsung dianggap mewakili agamanya dan seluruh pemeluknya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun