Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Koreksi yang dialami bursa saham Dow Jones akhirnya berhembus ke pasar modal Indonesia. Sejumlah indeks saham acuan mengawali awal pekan kedua Januari di zona merah.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 12 Januari 2015, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 13,916 poin (0,27%) ke level 5.202,74.
Pelemahan terus berlanjut hingga sesi pembukaan ketika IHSG terkoreksi 14,085 poin (0,27%) ke level 5.202,58.
Di awal sesi ini, lantai bursa masih menyisakan 9 emiten yag bergerak menguat. Sisanya, sebanyak 17 emiten bergerak melemah dan 18 lainnya stagnan.
Pelaku pasar pagi ini sudah memperdagangkan 56,67 juta saham bernilai Rp 22,18 miliar. Pemodal asing yang akhir pekan lalu membukukan nett buy cukup signifikan kali ini justru membuka perdagangan dengan nett sell Rp 7,4 miliar.
Hampir seluruh emiten bergerak melemah dipimpin emiten keuangan yang turun 0,46 persen.
Sebaliknya emiten industri seperti industri aneka dan industri dasar masih bisa bergerak positif dengan menguat 0,29 persen dan 0,09 persen.
Sentimen negatif dari pelemahan indeks Wall Street juga berimbas pada laju dua indeks saham syariah di lantai bursa Indonesia.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka melemah 0,241 poin (0,14%) ke level 167,65 di sesi pra pembukaan.
Di sesi ini, sebanyak 8 emiten masih bergerak positif dan 11 lainnya sudah longsor ke zona merah.
Transaksi perdagangan saham syariah melibatkan 45,55 juta saham bernilai Rp 10,86 miliar
ISSI belum bisa berbicara banyak [ada sesi pembukaan. Sama dengan IHSG, indeks berisi lebih dari 300 saham syariah ini juga melaju lemah 0,245 poin (0,25%) ke level 167,64
Hal yang sama terjadi dengan 30 emiten saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) pagi ini membuka perdagangan dengan koreksi 1,487 poin (0,22%) ke level 687,46
JII kembali melemah 1,513 poin (0,22%) ke level 687,43 di sesi pembukaan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya