Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Pekan Depan, RI Cari Utang Syariah Rp 1,5 Triliun

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 2 Mei 2014 14:12
Pekan Depan, RI Cari Utang Syariah Rp 1,5 Triliun
Ditjen Pengelolaan Pajak Kemenkeu akan menggelar lelang surat berharga syariah negara (SBSN) untuk tiga seri dengan total nilai Rp 1,5 triliun.

Dream - Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU )Kementerian Keuangan akan kembali menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara atau Sukuk pada Selasa, 6 Mei 2014. Target indikatif lelang sukuk kali ini sebesar Rp 1,5 triliun.

Berdasarkan keterangan dari DJPU, sukuk berbasis proyek kali ini akan melelang tiga seri yaitu seri PBS003 (penjualan kembali), PBS005 (penjualan kembali) dan PBS006 (penjualan kembali). Selain itu juga akan dilelang Sukuk Negara dengan seri SPN-S 07112014 (penerbitan baru).

Seri PBS003 akan jatuh tempo pada 15 Januari 2027 dengan imbalan 6,0%, seri PBS005 akan jatuh tempo pada 15 April 2043 dengan imbalan 6,75%, dan seri PBS006 akan jatuh tempo pada 15 September 2020 dengan nilai imbal 8,25%. Aset acuan ketiga seri sukuk ini adalah proyek/kegiatan dalam APBN 2014.

Sementara itu sukuk negara jangka pendek SPN-S 07112014 akan jatuh tempo pada 7 November 2014 dengan imbalan secara diskonto dan aset acuannya adalah BMN berupa tanah dan bangunan.

Sesuai rencana, proses lelang akan mulai dibuka pada Selasa, 6 Mei 2014 pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB di hari yang sama. Pengumuman hasil lelang akan diumumkan pada pukul 15.30 WIB. Penyelesaian akhir transaksi sukuk seri PBS003, PBS005, PBS006 dan SPN-s 07112014 dua hari setelah lelang yaitu tanggal 8 Mei 2014.

Menurut DJPU, tujuan penerbitan ketiga seri sukuk ini guna memenuhi target pembiayaan dalam APBN 2014 yaitu sebesar Rp 175,4 triliun.

Beri Komentar