Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Pembatasan Impor Kurma, Harga Kurma Naik

Reporter : Ramdania
Senin, 30 Juni 2014 06:00
Pembatasan Impor Kurma, Harga Kurma Naik
Adanya aturan pemerintah tentang batasan impor kurma menyebabkan harga kurma mengalami kenaikan. Dampak ini semakin terasa pada bulan Ramadan tahun ini karena masih besarnya permintaan.

Dream - Adanya pembatasan impor kurma memberikan dampak naiknya harga kurma karena terbatasnya stok buah padang pasir itu di pasar tanah air.

Ali, salah seorang pedagang kurma di kawasan Pusat Grosir Tanah Abang mengaku untuk tahun ini dirinya direpotkan dengan aturan tersebut. Pasalnya, dia kini hanya diperbolehkan mengambil stok kurma sebanyak 100 karton. Jumlah tersebut turun drastis jika dibandingkan sebelumnya.

" Biasanya saya ambil 1.000 karton, sekarang cuma boleh 100 karton. Kurma sama air zam-zam juga dibatasi," ujarnya kepada Dream, Minggu 29 Juni 2014.

Menurut Ali, hal ini berdampak pada kenaikan harga kurma pada bulan puasa dan jelang lebaran nanti karena tingginya permintaan sementara stok terbatas. Tren ini, lanjutnya, sudah mulai terlihat pada awal puasa.

" Rata-rata kenaikan harga kurma naik 10% untuk setiap jenis kurma, bahkan untuk kurma segar yang masih berbatang bisa mencapai 25%," paparnya.

Sebagai informasi, pemerintah telah mengatur 51 kode harmonized system (HS) produk hortikultura (buah dan sayur) impor berdasarkan kuota. Kode HS tersebut mencakup buah-buahan, sayuran, dan tanaman hias.

Aturan kuota ini sudah dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian yang tercantum dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 3 Tahun 2012 tentang Rekomendasi Impor Produk Hortikultura. Produk buah yang dibatasi pemasukan impornya adalah pisang, kurma, nanas, alpukat, jambu, mangga, manggis, jeruk, anggur, pir, durian, lengkeng, melon, dan pepaya.

Saat ini, harga kurma termurah ada di kisaran Rp 30 ribu per kg, yaitu jenis kurma Madinah. Sementara kurma Mesir seharga Rp 50 ribu per kg, kurma Tunisia dipatok seharga Rp 70-80 ribu per kg, kurma Iran harganya Rp 80 ribu per kg.

Bahkan kurma asal California yang bentuknya cukup besar kini harganya mencapai Rp 200 ribu per kg. Sementara jenis kurma yang paling populer yaitu kurma Nabi, harganya Rp 350 ribu per kg.

" Kurma Nabi ini walaupun mahal tapi tetap saja ada yang beli. Selain untuk dikonsumsi kalangan atas, juga bisa untuk obat," paparnya.

Dengan harga kurma yang naik ini, Ali mengaku terjadi penurunan pembeli dibandingkan tahun lalu. Hanya saja, jika dibandingkan dengan penjualan di hari biasa, penjualan di bulan puasa hingga lebaran diperkirakan naik 50%.

" Kalau pembeli sudah naik 50% dibanding hari biasa, tapi lebih ramai tahun lalu," pungkas Ali.

Beri Komentar