Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Menyambut bulan Ramadan, indeks saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) bertengger di zona hijau. Hal yang sama melanda Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga mengalami koreksi.
Melemahnya indeks bursa saham Indonesia sebetulnya tak sendirian. Kecuali Hang Seng yang menguat 0,1 persen, hampir seluruh indeks bursa saham utama di Asia berada di zona merah.
Pada penutupan perdagangan BEI, Jumat, 27 Juni 2014, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terkoreksi 0,86 poin (0,54 persen) ke level 159,05. Indeks terseret melemahnya harga saham dari 116 emiten syariah.
Transaksi perdagangan saham syariah kali ini terbilang normal dengan mencetak nilai Rp 2,63 triliun.
Di jajaran saham keping biru syariah, indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga tak mampu beranjak dari zona merah. Indeks JII terpangkas 0,79 poin (0,73 persen) ke level 651,89.
Sebanyak 24 emiten bluechips syariah mendekam di teritori negatif. Sementara transaksi perdagangan dari 5.36 miliar saham menciptakan nilai Rp 1,89 triliun.
Jelang puasa tahun ini, saham-saham yang bergerak di sektor aneka industri berjalan sendirian di zona hijau. Indeks ini menguat 18,64 poin.
Secara umum, bursa saham Indonesia memang tengah tertekan sentimen dari kenaikan suku bunga The Fed. Belum lagi aksi jual pemodal asing yang mencetak nett sell hingga Rp 319,82 miliar.
Imbas besarnya tekanan sentimen luar negeri ini berimbas pada laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terpangkas 27,26 poin (0,56%) ke level 4.845,13.
Berikut adalah saham-saham bluechips syariah yang menguat paling tinggi jelang puasa:
1. SILO, menguat Rp 200 (1,33%) ke level 14.800
2. ASII, menguat Rp 125 (1,73%) ke level 7.350
3. PTBA, menguat Rp 75 (0,71%) ke level 10.625
4. BMTR, menguat Rp 15 (0,72%) ke level 2.105
5. SMRA, menguat Rp 15 (1,37%) ke level 1.110
(Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya