Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Dream - Laju penguatan indeks bursa saham Indonesia hanya bertahan sehari. Jelang akhir pekan ini, pelaku pasar justru melakukan aksi ambil untung seiring munculnya sentimen negatif dari luar negeri.
Dari Amerika Serikat, pemodal dibuat khawatir dengan adanya kemungkinan kenaikan suku bunga acuan The Fed yang lebih cepat dari perkiraan.
Pada pembukaan perdagangan saham Jumat, 27 Juni 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah 8,23 poin (0,17%) ke level 4.854,18.
Hingga perdagangan pukul 10.00 WIB, laju indeks masih dalam tren melemah. IHSG saat ini telah terpangkas 12,95 poin (0,27%) ke level 4.859,57. Meski melemah, pemodal asing justru aktif berburu saham dan mencetak nett buy Rp 39,89 miliar.
Sentimen negatif dari luar negeri ditambah aksi ambil untung pelaku pasar juga membuat indeks saham syariah jatuh ke zona negatif.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka melemah ke level 159,82. ISSI sebetulnya sempat menyentuh zona hijau, namun tekanan yang kuat memaksanya kembali masuk zona merah.
Nasib kurang baik justru dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Dibuka di zona merah di level 656,02, indeks JII masih berkutat di teritori negatif.
Porsi saham yang menguat dan melemah sebetulnya tak berbeda jauh. Di pagi ini, sebanyak 60 emiten syariah mencetak kenaikan harga sementara 64 emiten lainnya melemah.
Transaksi perdagangan emiten syariah kali ini melibatkan 11,61 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,04 triliun.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya