Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Tergerus Aksi Ambil Untung

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 27 Juni 2014 10:06
Indeks Syariah Tergerus Aksi Ambil Untung
Laju indeks bursa saham Indonesia kembali melemah setelah munculnya sentimen negatif dari perekonomian AS.

Dream - Laju penguatan indeks bursa saham Indonesia hanya bertahan sehari. Jelang akhir pekan ini, pelaku pasar justru melakukan aksi ambil untung seiring munculnya sentimen negatif dari luar negeri.

Dari Amerika Serikat, pemodal dibuat khawatir dengan adanya kemungkinan kenaikan suku bunga acuan The Fed yang lebih cepat dari perkiraan.

Pada pembukaan perdagangan saham Jumat, 27 Juni 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah 8,23 poin (0,17%) ke level 4.854,18.

Hingga perdagangan pukul 10.00 WIB, laju indeks masih dalam tren melemah. IHSG saat ini telah terpangkas 12,95 poin (0,27%) ke level 4.859,57. Meski melemah, pemodal asing justru aktif berburu saham dan mencetak nett buy Rp 39,89 miliar.

Sentimen negatif dari luar negeri ditambah aksi ambil untung pelaku pasar juga membuat indeks saham syariah jatuh ke zona negatif.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka melemah ke level 159,82. ISSI sebetulnya sempat menyentuh zona hijau, namun tekanan yang kuat memaksanya kembali masuk zona merah.

Nasib kurang baik justru dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Dibuka di zona merah di level 656,02, indeks JII masih berkutat di teritori negatif.

Porsi saham yang menguat dan melemah sebetulnya tak berbeda jauh. Di pagi ini, sebanyak 60 emiten syariah mencetak kenaikan harga sementara 64 emiten lainnya melemah.

Transaksi perdagangan emiten syariah kali ini melibatkan 11,61 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,04 triliun.

Beri Komentar