Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Ayo Perbanyak Transaksi Non-Tunai!

Reporter : Ramdania
Jumat, 15 Agustus 2014 16:04
Ayo Perbanyak Transaksi Non-Tunai!
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia menyepakati Gerakan Nasional Non Tunai untuk mengurangi risiko dalam bertransaksi.

Dream - Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan menandatangani nota kesepahaman dan deklarasi Gerakan Nasional Non-Tunai. Gerakan ini ditujukan untuk mendorong dan meningkatkan kesadaran masyarakat, pelaku bisnis dan lembaga pemerintah untuk senantiasa menggunakan sarana pembayaran non-tunai dalam melakukan transaksi keuangan.

Dalam acara penandatangan yang berlangsung di Gedung BI pada Kamis, 14 Agustus 2014, Menteri Keuangan Chatib Basri menyatakan pembayaran secara non-tunai dapat membantu upaya perbaikan di sistem kepemerintahan.

" Upaya perbaikan di governance hanya bisa dilakukan, jika sistem pembayaran ke depan itu lebih banyak memanfaatkan yang sifatnya non-tunai atau e-base, atau yang berbentuk elektronik. Jadi dengan aktifitas transaksi seperti ini, maka berbagai isu yang selama ini menjadi concern itu bisa kita atasi," tegas Chatib dalam keterangan pers yang dikutip, Jumat, 15 Agustus 2014.

Chatib menambahkan kementeriannya dalam keseharian sudah 90 persen menggunakan transaksi non-tunai. Ke depannya, ia berharap penggunaan transaksi non-tunai di level masyarakat dapat terus meningkat.

" Kemenkeu sudah 90 persen transaksi non-tunai. Beberapa yang belum berkaitan dengan pembayaran gaji untuk daerah-daerah remote. Namun, kami sudah mengambil langkah-langkah agar mengupayakan dan maksimalkan dengan non-tunai," pungkasnya. (Ism)

Beri Komentar