Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Alhamdulillah, Indeks Syariah, Rupiah, Dan IHSG Kinclong Hari Ini.
Dream - Kecemasan pelaku pasar akan kondisi regional dan global untuk sementara mereda. Meski hanya naik tipis, kurs rupiah yang kembali bergerak turut menguat mendorong pelaku pasar untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kembalinya pelaku pasar ini mendorong indeks saham di BEI kembali mekar. Indeks acuan saham syariah tak luput dari penguatan. Kini, ketiga indeks syariah kompak menguat ketika perdagangan tutup, Rabu 12 Desember 2018.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup perdagangan tengah pekan kedua Desember ini dengan menanjak 1,414 poin (0,79%) ke level 180,738. ISSI menguat seharian setelah dibuka di level 180,030. Maraknya aksi beli saham membuat indeks ISSI sempat menembus level tertinggi 180,842.
Indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga terangkat 6,255 poin (0,94%) ke level 672,563. Sementara indeks JII70, naik 2,038 poin (0,92%) ke level 224,087.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga kembali ke level 6.100. Menanjak 38,990 poin (0,642%), IHSG menembus level 6.115,577.
Nilai transaksi perdagangan saham syariah kali ini tercatat Rp3,55 triliun dari 48,69 miliar lembar saham.
Lantai bursa diramaikan aksi beli saham dan membuat sebagian besar indeks sektoral terkerek. Investor lebih melirik industri dasar yang indeksnya meroket 1,68 persen dan properti 1,51 persen.
Pelemahan saham pertanian sebesar 0,1 persen dan bisa ditutup oleh kinerja indeks lainnya.
Investor lebih suka bermain saham ITMG. Harga sahamnya meroket Rp1.000. Kenaikan harga saham ini diikuti oleh UNVR sebesar Rp325, UNTR Rp225, CPIN Rp200, dan PCAR Rp200.
Sebaliknya, harga saham SCCO terkoreksi Rp375, PDES Rp255, SQMI Rp185, TFCO Rp170, dan MERK Rp125.
Dari pasar uang, kurs rupiah terhadap dolar AS naik tipis. Pada pukul 16.28, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah melemah 9 poin (0,06%) ke level Rp14.598 per dolar AS.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya