10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Orang Tua Perlu Merencanakan Dana Pendidikan Untuk Anak. (Foto: Shutterstock)
Dream – Meskipun banyak anak telah mengenyam pendidikan hingga sarjana, ternyata tidak sedikit pula yang kehilangan mimpinya untuk menimba ilmu di sekolah formal.
Ini terjadi bukan karena fasilitas edukasi, melainkan sikap orangtua yang kadang-kadang mengesampingkan pendidikan anak.
" Kesadaran orangtua untuk menyekolahkan anaknya, masih kurang. Pendidikan bukan prioritas utama," kata Direktur BCA, Suwignyo Budiman di Kaum, Jakarta Pusat, Kamis 14 Februari 2019.
Misalnya, kata Suwignyo, orangtua lebih memilih naik haji terlebih dahulu daripada memakai uangnya untuk biaya sekolah.
Padahal, menunda sekolah anak justru menyulitkan orangtua untuk membayar iuran di kemudian hari karena biaya pendidikan terus naik.
" Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), biaya pendidikan diasumsikan meningkat 10-15 persen setiap tahun," kata dia.
Untuk mengatasi hal ini, orang tua bisa merencanakan biaya pendidikan anak lebih dini. Selain menabung, orangtua juga bisa memanfaatkan asuransi pendidikan.
" Berdasarkan survei AIA Middle Class, 94 persen anak berharap mereka bisa meraih pendidikan sampai sarjana dan asuransi pendidikan menjadi solusinya," kata Presiden Direktur AIA Financial, Ben Ng.
Salah satu asuransi pendidikan yang bisa kamu gunakan adalah EduPlan. Lewat program ini, anak tidak hanya mendapatkan asuransi pendidikan hingga 21 tahun, tapi juga pembebasan premi jika terjadi risiko pada pemegang polis.
" Jumlah pembayaran preminya tetap dan tidak berubah selama 5, 10 atau 15 tahun," imbuh Ben.
Manfaat dana pendidikan bisa didapat dengan 4 kali pembayaran, yaitu 80 persen uang pertanggungan di usia 18, 40 persen di usia 19, 20 dan 21.
" Lewat program ini kami ingin memberi manfaat yang lebih komprehensif untuk menjamin dana pendidikan anak sekaligus memberikan proteksi. Kalau anak sudah berpendidikan, negara semakin mudah untuk berkembang jadi lebih maju," kata dia. (ism)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli