Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Banyaknya produk investasi yang ada saat ini memberikan banyak alternatif bagi masyarakat untuk menanamkan uangnya agar tidak habis begitu saja.
Namun, banyak hal yang perlu dipikirkan ketika berencana untuk berinvestasi. Salah satunya mengenai profil risiko investor, kesesuaian kemampuan investor dengan tujuannya berinventasi.
" Tergantung profil risiko kita. Ada yang tidak toleran di pasar uang dalam waktu setahun ini," ujar CEO Janus Financial Advisor Akar Abiyasa di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 28 Januari 2016.
Menurut Akar, inilah yang menjadi bahan pertimbangan dalam memilih produk reksadana. Meski, dipastikan tetap mendapat keuntungan, tetapi perlu mengetahui profil risiko agar investasi yang dilakukan bisa berkelanjutan, sesuai keinginan dan tujuan yang ingin dicapai investor.
" Menabung reksadana pasti untung. Investor besar dan kecil dapat return yang sama," ujarnya.
" Namun beli reksadana itu kayak beli soto, Soto Kudus sama soto lain, rasanya beda. Jadi waktu kita beli Soto Kudus jangan harap rasa soto lain," tandasnya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan