Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
Foto: Bca.co.id
Dream - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) meluncurkan reksa dana syariah yang fokus pada sektor teknologi di pasar global. Reksa dana Batavia Technology Sharia Equity USD (BTSEU) ini ditujukan untuk segmen menengah ke atas.
Chief Executive Officer Batavia Aset Manajemen, Lilis Setiadi, menjelaskan, reksa dana ini memiliki minimal pembelian senilai US$10 ribu. Apalagi, saham ini memiliki bobot yang cukup besar di teknologi sehingga ada risiko sektoral juga yang mesti dihadapi.
Dengan menggandeng Franklin Templeton, salah satu manajer investasi dunia, sebagai penasihat teknis, BTSEU diyakini dapat menjadi kendaraan tepat bagi nasabah BCA untuk menikmati pertumbuhan di sektor teknologi.
" Berinvestasi pada sektor teknologi memiliki potensi pertumbuhan menarik, khususnya terkait perkembangan transformasi digital di dunia yang diperkirakan mencapai nilai triliunan dolar," kata Lilis dalam acara Peluncuran Reksa Dana Batavia Technology Sharia Equity USD secara Virtual, Senin, 7 Februari 2022.
Sementara, Senior EVP Wealth Management BCA, Christine Setyabudhi, menjelaskan, pihaknya tidak mematok target tertentu dari produk ini. BCA hanya memberikan produk yang sesuai dengan tren saat ini.
Sementara secara keseluruhan, BCA berharap dana kelolaan di wealth management bisa tumbuh. Namun, BCA menyadari ada naik dan turun sehingga pihaknya hanya bisa memberikan yang terbaik tahun ini.
" Adapun, dana kelolaan bisnis wealth management BCA tercatat mencapai Rp87 triliun pada penghujung tahun 2021. Jumlah ini naik sekitar 50 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan posisi yang sama pada 2020," jelas Christine.
Nasabah sudah bisa mendapat informasi BTSEU melalui PIC Relationship serta tenaga pemasar BCA dan akan secara resmi hadir di Welma dan Cabang BCA mulai 16 Februari 2022.
Dalam rangka peluncuran ini, BCA juga memberikan benefit khusus bagi nasabahnya yaitu cashback Rp500 ribu (berlaku kelipatan hingga Rp5 juta) setiap pemesanan US$50 ribu BTSEU hingga 11 Februari 2022.
Christine berharap kehadiran produk investasi ini bisa menjadi peluang yang baik bagi investor yang ingin investasi pada sektor teknologi di pasar saham global.
" Kehadiran BTSEU diharapkan dapat memberikan solusi investasi terbaru dan kian membantu kemajuan teknologi khususnya di Indonesia,” tutur Christine.
Advertisement
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series