Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Yudisthyra (Merdeka.com)
Dream - Benarlah kata orang, hidup bagai roda berputar. Kadang kita berada di bawah, sekejap kemudian bertengger di atas. Seperti itulah yang dialami oleh anggota TNI, Sersan Satu (Sertu) Yudisthyra.
Dikutip dari merdeka.com, Yudisthyra mengaku punya masa lalu yang memprihatinkan. Dia harus mengamen untuk menyambung hidup saat masih duduk di bangku SMK.
Mengamen adalah salah satu cara untuk mendapatkan uang saku tambahan dan melatihnya sebagai sosok mandiri.
" Ngamen itu berasal dari hobi nyanyi dan waktu itu saya cuma dikasih uang saku hanya tiga ribu. Akhirnya inisiatif ngamen sampai bisa dibilang jadi anak punk," ungkap Yudisthyra.
Meski sempat menjadi anak punk, dia tetap memiliki cita-cita sebagai tentara. Sehingga dia tetap menjaga diri agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang bisa menyebabkan gagal masuk menjadi anggota TNI.
" Intinya aku jadi anak punk tapi aku masih tetap punya cita-cita gitu loh. Jadi cita-citaku pengen jadi tentara ya aku enggak mau melanggar aturan tentara maksudnya seperti ditindik, tatoan itu aku enggak mau meski pergaulanku kayak gitu," beber Yudisthyra.
Saat lulus SMK, dia sempat menjadi kurir parsel lebaran. Selain itu juga sempat bekerja sebagai seorang juru parkir.
" Ya kalau jadi juru parkir itu paling sehari dapat lima puluh ribu dan itu enggak pasti," tuturnya.
Yudisthyra tetap ingin menjadi tentara karena terinspirasi sosok pakde, yakni Mayjen TNI (Purn) Asril Hamzah Tanjung. Dia mengejar cita-cita tersebut dan akhirnya menjadi seorang bintara TNI.
Sebenarnya, Yudisthyra ingin mendaftarkan diri di Akademi Militer (Akmil) namun ditolak lantaran tak sesuai dengan jurusan persyaratan. Dia sempat putus asa, beruntung orangtuanya menguatkan hatinya.
Setelah menjadi tentara, Yudisthyra jatuh hati pada wanita yang sebenarnya sudah lama dikenalnya. Wanita juga seorang prajurit TNI, Sertu (K) wahyu Riyanti.
Ia merupakan seorang Korps wanita Angkatan Darat yang dipinang oleh Sertu Yudis. Keduanya menikah pada tanggal 3 Desember 2021.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?