Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Pegadaian Optimistis Bisa Bersaing Di Tengah Persaingan Gadai Yang Semakin Ketat. (Foto: Wikipedia)
Dream – PT Pegadaian (Persero) optimis bisa bersaing dengan pegadaian swasta yang mulai menjamur di Tanah Air. Saat ini, memang ada sekitar 85 pegadaian yang mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“ Insya Allah kami masih bisa berkompetisi dengan pesaing kita yang lokalan,” kata Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto, di Jakarta, Rabu malam 25 April 2019.
Dia mengatakan, pegadaian swasta itu mendirikan bisnis dengan modal sendiri. Izin usahanya bersifat lokal atau per daerah. Hal ini berbeda dengan Pegadaian yang memiliki skala bisnis nasional. “ Beda dengan kita,” kata Kuswiyoto.
Menurut Kuswiyoto, BUMN ini memiliki jaringan infrastruktur yang bagus. Bahkan, Pegadaian pelan-pelan menuju era digital untuk bisa bersaing.
“ Dengan infrastruktur yang kita miliki, kita bisa digitalize,” kata Kuswiyoto.
Proses digitalisasi ini, tambah Kuswiyoto, memerlukan waktu. Sebab, PT Pegadaian harus mengedukasi konsumen tentang bisnis digital. Apalagi, mayoritas konsumennya tidak memiliki akses perbankan dan melek digital.
“ Yang penting prosesnya dulu. Hari ini 80 persen nasabah kita belum melek digital. Saya keliling cabang-cabang, banyak yang nggak punya ATM,” kata dia.
Kuswiyoto mengatakan PT Pegadaian tetap mempertahankan layanan kepada nasabah yang belum terakses perbankan dan memenuhi kebutuhannya.
“ Makanya, kami pelan-pelan menurunkan dengan produk-produk baru yang digital. Kami sudah mempersiapkan infrastrukturnya. Tapi, untuk mengedukasi nasabah, itu butuh waktu,” kata Kuswiyoto.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya