Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Peringkat Facebook Di Indonesia Terus Merosot.
Dream – Peringkat Facebook terus merosot di situs pemeringkat global, Alexa, di Indonesia. Bahkan, rankingnya kalah dari Instagram.
Dilansir dari Alexa, Selasa 6 Desember 2016, Facebook menduduki peringkat ke-37. Padahal, pada 19 September 2016, peringkat Facebook ada di level 4. Namun, rankingnya terus melorot ke peringkat 11 pada 18 November 2016, peringkat 13 pada 21 November 2016, dan peringkat 20 pada 24 November 2016.
Popularitas Facebook pun kini dikalahkan oleh jejaring sosial lainnya, Instagram. Jejaring sosial berlogo kamera ini menduduki ranking ke-27 di Indonesia—berdasarkan situs Alexa.
Mengapa terus merosot?
Dikabarkan bahwa turunnya peringkat Facebook di Indonesia ini disebabkan oleh banyaknya kabar palsu alias hoax yang disebar lewat situs ini.
Namun, kabar tersebut dibantah oleh pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, yang kini membuat inisiatif untuk mengurangi peredaran berita palsu di Facebook.
Temuan ini tentu berbanding terbalik dengan hasil survei pada Januari lalu oleh JakPat. Dikutip dari laman Dailysocial.id, hasil survei terhadap 1033 responden yang dilakukan oleh JakPat menunjukan 87,45 persen masyarakat Indonesia pria dan wanita aktif pada awal tahun masih akttif menggunakan Facebook dalam seminggu terakhir.
Di peringkat kedua Instagram menyalip Twitter dengan persentase 69,21 persen, sedangkan Twitter digunakan oleh 41,31 persen responden. Urutan keempat ditempati Path dengan jumlah persentase 36,29 persen. Yang menarik, lebih dari 5 persen responden menjawab aktif menggunakan Snapchat.
JakPat melakukan survei kepada 1033 reponden di pulau Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan Timur dan Sulawesi dengan fokus rentang usia 16 – 35 tahun.
Memang belum diketahui secara pasti mengapa peringkat situs terpopuler Facebook menggunakan alat ukur Alexa bisa turun dengan drastis. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya