Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Wanita Hendak Makan Di Restoran China. (Foto: Shutterstock)
Dream – Banyak cara dilakukan restoran agar bisa bertahan di tengah kompetisi yang sangat ketat. Selain membuat menu baru yang inovatif, restoran juga perlu menciptakan promosi yang menarik minat pelanggan.
Hal itulah yang dilakukan sebuah restoran di China. Tapi apesnya, menu inovatif dan promosi menarik itu justru membuat restoran itu bangkrut.
Pengelola restoran di Chengdu pasti menyesali rencana mereka ketika menggelar promosi terbaru mereka.
Bagaimana tidak? Restoran tersebut langsung bangkrut dalam tempo 11 hari setelah membuat promosi makan sepuasnya selama 1 bulan.
Dengan promosi yang sangat menarik itu, para pengunjung langsung menyerbu restoran itu dengan brutalnya.
" Restoran di Chengdu langsung tutup selamanya pada akhir pekan lalu. Restoran itu tutup hanya 11 hari setelah menggelar promosi makan sepuasnya selama sebulan," dilansir dari India Times, Kamis 21 Juni 2018.
" Para pengunjung restoran hanya diminta membayar 120 yuan (Rp261 ribu) agar bisa makan sepuasnya selama satu bulan itu," lapor Shanghaiist.
Menurut Shanghaiist, meski memberlakukan keanggotan dengan kartu khusus, restoran tidak memiliki cara agar bisa mengetahui berapa kali seorang pengunjung makan dalam satuhari.
Akibatnya, banyak pengunjung yang memanfaatkan kelemahan tersebut dengan makan berulang-ulang dalam sehari. Apalagi, para pengunjung meminjamkan kartu keanggotaan itu kepada sanak saudaranya agar bisa makan sepuasnya di restoran tersebut.
Restoran kewalahan dengan membludaknya pengunjung yang ingin makan sepuasnya sehingga mereka mulai merugi. Setelah 11 hari berlalu, pengelola memasan gpengumuman di pintu masuk bahwar restoran tutup selamanya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya