Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - PT Pertamina (Persero) resmi memutuskan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang berlaku mulai Rabu, 30 Maret 2016, pukul 00.00 WIB. Penurunan harga diputuskan sebesar Rp 200 per liter.
Harga BBM bersubsidi yang diturunkan tersebut adalah Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex dan Pertalite.
Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan penetapan BBM Umum jenis Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex dan Pertalite merupakan kebijakan korporasi Pertamina dimana review dilakukan secara berkala.
Setelah pada pertengahan Maret lalu Pertamina menurunkan harga jenis BBM tersebut sebesar Rp200 per liter, terhitung mulai pukul 00.00 WIB tanggal 30 Maret 2016 nanti Pertamina kembali menurunkan harga sebesar Rp200 per liter.
" Jadi, pada bulan ini saja Pertamina telah menurunkan harga BBM umum jenis Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex, dan Pertalite sebesar Rp400 per liter. Dengan penurunan harga tersebut diharapkan masyarakat konsumen dapat menikmati berkendara dengan BBM yang memiliki kualitas sesuai mesin kendaraannya," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro.
Untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi, Wianda mengatakan Pertamina akan secara ketat memantau ketersediaan stok BBM Umum tersebut di tingkat SPBU. Pertamina, akan menjamin tidak akan ada kekosongan produk di SPBU.
" Dengan harga yang turun, konsumsi biasanya meningkat dan untuk memastikan masyarakat dapat terlayani Pertamina telah instruksikan seluruh SPBU untuk menyiapkan stok dengan cukup," katanya.
Dengan keputusan ini, harga Pertamax di Jakarta yang semula Rp7.750 per liter turun menjadi Rp7.550 per liter,. Sementara Pertamax Plus turun dari Rp 8.650 per liter menjadi Rp 8.450 per liter. Penurunan harga di Jakarta, juga terjadi pada produk diesel berkualitas tinggi, Pertamina Dex dari semula Rp8.600 per liter menjadi Rp 8.400 per liter.
Untuk BBM Umum jenis Pertalite turun dari harga Rp7.300 per liter, menjadi Rp7.100 per liter. Solar/Biosolar non subsidi mengalami penurunan dari Rp7.150 liter menjadi Rp 6.950 per liternya.
" Besaran penurunan harga Rp200 per liter berlaku sama untuk seluruh daerah," ungkap Wianda.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya