Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Investor Timur Tengah Jadi Incaran Para Penerbit Sukuk Dunia.
Dream - Indonesia terus berusaha mengejar ketertinggalan dari Malaysia dalam bisnis keuangan syariah. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengklaim Indonesia kini setidaknya sudah mulai mengungguli Negeri Jiran ini.
Bambang mengungkapkan keunggulan Indonesia setidaknya terlihat dari rutinitas penerbitan surat utang syariah (sukuk) global. Meski diakui, Indonesia memang masih tertinggal jauh dalam hal aset bank syariah dan penjualan sukuk lokal.
Menurut Bambang, pemerintah berencana menerbitkan sukuk global pada paruh pertama 2015. Penerbitan sukuk ini merupakan yang kelima kalinya berturut-turut dilakukan Indonesia.
Negara di kawasan Asia Tenggara dilaporkan telah menjual sukuk bernilai US$ 5 miliar dalam empat tahun terakhir. Jumlah ini lebih kecil dibandingkan Malaysia sendiri yang sudah menebitkan US$ 3,25 miliar dan Qatar US$ 2 miliar.
Ernst & Young LLP yang memprediksi minimnya produk sukuk bakal bertambah dua kali lipat pada 2018, membuat lembaga konsultan Amanah Capital Group Ltd cuku yakin sukuk Indonesia bakal terserap pasar.
" Indonesia secara konsisten telah menerbitkan sukuk setiap tahunnya guna membangun pasar dan kepercayaan pelaku pasar," kata Fund Manager dari PT MNC Asset Management, Akbar Syarif seperti dikutip Dream dari laman Bloomberg, Rabu, 14 Januari 2015.
Menurut Akbar, Indonesia sanggup menyerap dana dengan berbagai strategi. " Apakah dengan tenor pendek atau panjang, sehingga basis investor menjadi lebih luas dan menambah volume transaksi," katanya.
Indonesia tercatat memiliki outstanding Sukuk yang bakal jatuh tempo antara 2018 hingga 2024. Malaysia sendiri mencatat batas jatuh tempu sukuk terlama pada 2021.
Dari catatan Bloomberg, Indonesia bersama Filipina merupakan negara pertama yang menerbitkan sukuk pada 2015.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?