Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Alhamdulillah, IHSG Dan Indeks Syariah Kompak Menguat. (Foto: Shutterstock)
Dream - Indeks syariah kompak menguat pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 4 April 2019. Sentimen penguatan muncul dari laju kurs rupiah terhadap dollar AS yang bergerak naik.
Namun penguatan ini harus dilalui dengan susah payah. Indeks Syariah Indonesia (ISSI) harus berulang kali bolak-balik zona negatif. Aksi beli investor jelang penutupan membuat ISSI kembali ke jalur hijau.
Adanya sentimen musim bagi dividen membuat investor mulai mengoleksi saham-saham yang rutin membagikan bonus pada investor.
ISSI tercatat menanjak 0,379 poin (0,19%) ke level 190,802 pada sesi penutupan perdagangan. Aksi beli selektif investor membuat ISSI sempat berulang kali keluar masuk zona merah.
Di awal perdagangan, ISSI dibuka menguat di level 190,671 dan sempat menyentuh level tertinggi di 190,947.
Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), juga ikut bergrak menguat 3,342 poin (0,47%) ke level 708,612. Sementara Indeks JII70 naik 0,748 poin (0,32%) ke level 235,615.
Adanya sentimen pembagian dividen emiten mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 18,564 poin (0,29%) ke level 6.494,630.
Aksi beli investor marak terjadi di sektor pertanian, keuangan, dan industri aneka. Indeks sektor pertanian melesat 2,19 persen, keuangan 1,19 persen, dan industri aneka 1,17 persen.
Sebaliknya, indeks sektor pertambangan melemah 1,38 persen, industri dasar 1,01 persen, barang konsumsi 0,58 persen, perdagangan 0,49 persen, dan manufaktur 0,43 persen.
Top gainer saham syariah hari ini dihuni UNIC yang menguat Rp725. Diikuti AALI Rp500, DUTI Rp500, INTP Rp350, dan HEXA Rp250.
Sementara pencetak top loser kali ini adalah ITMG yang harga sahamnya terkoreksi Rp2.975, INDR Rp450, UNVR Rp400, CPIN Rp350, dan MKPI Rp250.
Pada pukul 16.02, nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar AS. Kursnya meningkat 67 poin (0,47%) ke level Rp14.155.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya