Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Indeks Hong Kong Melemah Karena Aksi Demonstrasi. (Foto: Shutterstock)
Dream – Saham-saham di bursa saham Hong Kong, The Stock Exchange of Hong Kong (HKEX), rontok pada perdagangan Kamis, 13 Juni 2019. Aksi demo massal menolak Rancangan UNdang-Undang Ekstradisi mematikan aktivitas perekonomian Hong Kong dan membuat pelaku pasar ketakutan.
Dikutip dari Straits Times, anjloknya saham-saham Hong Kong disebablkan oleh kegelisahan investor terhadap aksi demonstrasi. Tak hanya itu, penanam modal juga gelisah tentang perdagangan Tiongkok dan Amerika Serikat.
Indeks Hang Seng turun 234,57 poin (0,86%) menjadi 27.072,99 pada penutupan perdagangan sesi I.
Sebelumnya, bursa Shanghai Composite Index melemah 4,09 poin (0,14%) ke level 2.905,29. Shezen Composite Index merosot 1,25 poin (0,08%) ke level 1.527,15.
Direktur Riset KGI, Ben Kwong, mengatakan aksi jual saham ini merupakan respons pasar terhadap ketegangan yang terjadi di Hong Kong saat ini.
“ Ini reaksi awal yang normal ketika kamu memiliki keresahan sosial atau ketegangan mengingat bahwa kami relatif tenang selama beberapa tahun,” kata Ben, dikutip dari Straits Times.
Suku bunga pinjaman antar bank atau Hibor juga tercatat naik 87 poin dalam seminggu ini. Dolar Hong Kong naik sebesar 0,2 persen, atau level terkuat sejak Desember lalu. Terakhir terlihat kurs dollar Hong Kong berada di 7.8250 per dolar AS.
Dua analis valuta asing yang enggan menyebutkan namanya, mengatakan aksi demonstrasi menambah tekanan pada pasar. Aksi ini juga mempertinggi kekhawatiran pasar tentang arus keluar modal.
" Kali ini, orang benar-benar khawatir tentang risiko politik, dan khawatir tentang modal asing meninggalkan Hong Kong," kata salah satu analis, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.
Sementara itu, juru bicara Otoritas Moneter Hong Kong, mengatakan sistem perbankan Hong Kong aman dan sehat. Baik pasar mata uang dolar Hong Kong dan pasar uang beroperasi dengan tertib, kata jurubicara itu dalam pernyataan email.
" Sistem perbankan Hong Kong aman dan sehat. Bank-bank lokal memiliki modal besar dan sangat likuid. Kualitas aset mereka bagus dan operasinya kuat,” kata juru bicara.(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya