Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream – PT PLN (Persero) turut menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri. Perusahaan pelat merah ini kembali mengadakan Promo Gemerlap Lebaran 2018.
PLN memberikan diskon 50 persen-100 persen. Tapi, diskon ini berlaku untuk biaya penyambungan (BP) tambah daya listrik 50 persen dengan potongan maksimum Rp10 juta. Khusus rumah ibadah, PLN memberikan diskon 100 persen untuk tambah daya listrik alias gratis.
“ Selama Ramadan, pemakaian listrik masyarakat cukup meningkat. Untuk itu, kami ingin memberikan kenyamanan melalui promo ini di mana mereka bisa mencukupi kebutuhan daya listrik dengan biaya yang lebih murah,” kata Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, I Made Suprateka, di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 18 Mei 2018.
Suprateka mengatakan, melalui Promo Gemerlap Lebaran 2018, pelanggan bisa mengajukan tambah daya mulai dari 220 volt ampere (VA) sampai 197 kilovolt ampere (kVA).
Promo ini berlangsung mulai 17 Mei 2018—30 Juni 2018. Jika berminat, pelanggan bisa langsung mendaftar ke contact center PLN 123 yang bisa diakses melalui ponsel (kode area+123), telepon 123, email pln123@pln.co.id, akun Twitter @pln_123, Facebook PLN 123, dan laman PLN, www.pln.co.id.
“ Selain lebih murah, pelanggan bisa mendapatkan tambahan daya listrik dengan cepat karena waktu penambahan daya (PD) tidak lebih dari 24 jam dan tanpa mengubah kWh meter pascabayar menjadi prabayar atau sebaliknya,” kata dia.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Septian Deny)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya