Efek Jakarta Mati Lampu, Dari Tol Sampai Pembukaan Bursa

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 2 Januari 2018 10:05
Efek Jakarta Mati Lampu, Dari Tol Sampai Pembukaan Bursa
Alhasil, pengguna tol terpaksa antre untuk membayar tol.

Dream – Tahun baru 2018 baru saja dimulai, namun sudah diwarnai pemadaman listrik di beberapa wilayah. Pemadaman listrik ini turut berimbas pada pembayaran jalan tol.

Pengguna jalan tol di Pondok Ranji mengeluh Gerbang Tol Otomatis (GTO) Pondok Ranji tidak berfungsi karena ada pemadaman listrik. Hal ini membuat mereka membayar tol dengan uang tunai.

“ @RadioElshinta @PTJASAMARGA imbas mati listrik di Gerbang Tol Pondok Ranji, jad semua transaksi etoll tidak fungsi. Dialihkan tiket manual dan ada 6 gerbang yang tidak bisa dibuka,” ujar pengguna Twitter berakun @popoexpress.

Ini juga dikeluhkan oleh pengguna Twitter berakun @claudiagndsmt. Dia mengatakan pemadaman listrik membuat GTO Pondok Ranji tidak berfungsi sehingga pengguna jalan harus antre untuk membayar tol.

“ GTO di Pondok Ranji tidak berfungsi sama sekali, ya? Sudah 30 menit hanya untuk antri bayar tol @PTJASAMARGA,” tulis @claudiagndsmt.

Tak hanya di gerbang tol, pemadaman listrik ini juga sempat terjadi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, dan Menkeu Sri Mulyani.

Mati lampu terjadi sesaat sebelum acara pembukaan perdagangan awal tahun dimulai. Menurut infomasi, listrik sempat mati selama 20 menit dan digantikan daya oleh genset. Lalu, pada pukul 08.10, listrik kembali menyala dan beroperasi secara normal. 

Keluhan dari penumpang bus Transjakarta juga datang. Salah satu penumpang bus Transjakarta dari Kalideres, Jakarta Barat, Adie Maryadi, mengaku terkena imbas listrik padam. 

" Transjakarta dan commuter kacau. Bayar pake cash, antrean panjang," ucapnya. Tapi berbeda menurut juru bicara Transjakarta, Wibowo.

" Transjakarta normal. Kalau mati lampu ada genset di setiap halte. Ngga ada laporan listrik yang mati atau gangguan di halte," ujar Wibowo kepada Dream. (ism)

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya