Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ketersediaan SDM Berkualitas Menjadi Tantangan Keuangan Syariah.
Dream – Salah satu tantangan keuangan syariah adalah sumber daya manusia (SDM). Kurangnya SDM yang berkualitas di sektor keuangan syariah perlu mendapat perhatian semua pihak.
Direktur Magister Manajemen Universitas Indonesia (MM UI), Harryadin Mahardika, mengatakan salah satu jenis SDM yang berperan penting dalam industri keuangan syariah adalah profesi aktuaris. Profesi ini diperlukan guna menyediakan analisis risiko dalam pengambilan keputusan di industri.
Harryadin mengatakan MM UI siap bekerja sama dengan OJK dan lembaga keuangan lainnya untuk menyediakan tenaga aktuaris demi mendukung keuangan syariah.
“ MM UI mendukung pengembangan ekonomi syariah dengan memperbanyak tenaga ahli dan mendorong industri riset pendukung. Berbagai alumni kami di pemerintahan dan swasta telah ikut mendorong kinerja ekonomi di Indonesia,” kata dia di Jakarta, ditulis Rabu, 3 Mei 2017.
Selain itu, Harryadin mengatakan tantangan ekonomi syariah lainnya di masa depan adalah sinergi ke sektor riil yang sudah ada di dalam perekonomian. OJK dan MM UI pun sepakat keuangan syariah perlu disinergikan dengan sektor riil.
“ Potensi besar keuangan syariah sedang disinergikan, setidaknya dalam empat hal strategis,” kata dia.
Harryadin mengatakan keempatnya adalah sinergi keuangan syariah ke industri halal, keuangan syariah mendukung pembangunan infrastruktur Indonesia, membuka akses keuangan syariah ke perkembangan teknologi dan gaya hidup masyarakat modern, serta membuka akses keuangan bagi masyarakat prasejahtera dan pedesaan.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya