Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Sebagian Besar Pegawai di Negara Ini Ingin Berhenti Kerja

Reporter : Ramdania
Sabtu, 16 Januari 2016 16:02
Sebagian Besar Pegawai di Negara Ini Ingin Berhenti Kerja
Banyak perusahaan di negara ini tidak melakukan penilaian yang adil bagi pekerjanya.

Dream - Di saat sebagian orang kesusahan mencari kerja, ternyata ada yang justru ingin segera berhenti dari pekerjaannya selama ini. Mereka merasa selama ini sudah memberikan yang terbaik dan berharap perusahaan mengakuinya.

Namun, banyak yang berakhir kekecewaan. Banyak pekerja yang merasakan kenaikan jabatan dan penilaian kinerja yang adil.

Kondisi inilah yang melanda sebagian perusahaan di Uni Emirat Arab yang tidak melakukan usaha yang cukup. Ta heran, 83 persen pekerja di negara ini mengaku lebih suka berhenti dari pekerjaan untuk mencari peluang yang lebih baik di tempat lain.

Ini adalah temuan dari survei terbaru oleh Bayt.com terhadap lebih dari 3.000 responden di 13 negara di Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA). Survei ini dilakukan untuk mengetahui perasaan karyawan tentang prospek pertumbuhan karir di perusahaan dan apa prioritas mereka di masa depan.

Hasil survei Bayt.com ini menunjukkan bahwa ada perasaan frustasi tentang karir yang berkembang di antara karyawan di UEA, karena perusahaan gagal membantu mereka mencapai tujuan dan mendengar aspirasi mereka.

" HRD perusahaan 'tidak berbuat cukup untuk memberikan peluang pengembangan karir (kepada staf perusahaan) - termasuk promosi, sistem penilaian kinerja yang memadai, peningkatan peran, program mentoring dan seminar pelatihan lanjutan - (yang) diperlukan untuk menumbuhkan profesionalisme."

Bahkan, menurut YouGov, hanya 3 dari 10 karyawan sangat percaya bahwa memang ada kesempatan yang sama untuk maju di perusahaan mereka. Survei Bayt.com juga menemukan bahwa lebih dari sepertiga (35%) karyawan UEA tidak pernah mendapat promosi di perusahaan mereka saat ini.

" Perusahaan di Timur Tengah dapat memperoleh manfaat terkait karyawan dengan menciptakan sistem yang transparan tentang pengembangan karir karyawan," kata Elissavet Vraka dari YouGov seperti dikutip dari Gulf News, Sabtu, 16 Januari 2016.

Sekitar 85% pekerja UEA menganggap pengembangan karir sebagai " sangat penting" untuk mereka, sementara 57% ingin mencapai posisi yang lebih tinggi. Sejumlah besar (85%) juga mengatakan bahwa mereka akan meninggalkan perusahaan mereka saat ini hanya untuk mendapatkan kesempatan kerja yang lebih baik di tempat lain.

Karyawan UEA (40%) mengatakan mereka siap untuk pindah ke negara lain untuk mendapatkan perubahan yang sangat dibutuhkan, sementara 57% lainnya mengatakan mereka bersedia untuk membuat perubahan radikal dengan pindah ke sektor yang berbeda demi meningkatkan karir ke tingkat yang lebih tinggi.

" Sekarang, karyawan di UAE benar-benar bersemangat untuk melakukan perubahan karir yang solid dan mengembangkan profesionalisme mereka," kata Suhail Masri, wakil presiden penjualan di Bayt.com.

Beri Komentar