Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pasar Masih Terkena Pengaruh Positif Dari "gencatan Senjata" AS-Tiongkok.
Dream - Sentimen perdamaian perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok masih terasa di pasar modal Indonesia dan dunia. Memanfaatkan momentum tersebut, pelaku pasar mencoba melakukan aksi beli selektif pada saham-saham yang mengalami koreksi harga.
Adanya aksi buyback saham investor membuat tiga indeks syariah juga ikut terdorong menguat pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa 4 Desember 2018.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga masih cukup tenang melaju di level 6.100.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tercatat menutup perdagangan dengan mengaut 0,9333 poin (0,52%) ke level 181,391. Saham-saham syariah yang didominasi penguatan membuat ISSI terus melambung setelah dibuka di level 180,610.
ISSI sempat bertengger di level tertinggi 181,391.
Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga mengalami kenaikan usai mengaut 5,460 poin (0,81%) ke level 678,361.
Sementara indeks JII70 menanjak 1,414 poin (0,63%) ke level 678,361.
IHSG hari ini bergerak menguat 34,540 poin (0,57%) ke level 6.152,86.
Sebagian besar indeks sektoral menguat. Investor doyan bermain saham di sektor industri dasar dan infrastruktur yang mendorong indeks keduanya melesat 1,66 persen dan 1,63 persen.
Sebaliknya, indeks pertanian terkoreksi 1,01 persen, industri aneka 0,53 persen, dan properti 0,28 persen.
Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah GMTD yang harga sahamnya naik Rp1.275, UNTR Rp1.225, INDR Rp950, ITMG Rp425, dan MAPA Rp310.
Saham AALI melemah Rp325, INTP Rp325, IBST Rp300, TCID Rp200, dan DIGI Rp150.
Dari pasar uang, rupiah malah melemah. Pada pukul 16.28, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah menguat 42 poin (0,29%) ke level Rp14.286 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya