Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Careers.shopee.co.id
Dream - Shopee dikabarkan bakal melakukan PHK massal pada sebagian karyawannya di beberapa pasar Asia Tenggara, termasuk Thailand dan Vietnam.
Menurut laman marketing-interactive.com, Selasa 14 Juni 2022, karyawan yang akan terkena dampak PHK ini adalah divisi Shopee Pay dan Shopee Food. Namun belum diketahui seberapa besar karyawan yang akan kena PHK.
Shopee merupakan anak perusahaan Sea Group yang berbasis di Singapura. PHK kabarnya dilakukan sebagai langkah rasionalisasi bisnis e-commerce mereka.
Pegawai yang terimbas pemutusan hubungan kerja akan mendapatkan pemberitahuan melalui surel.
Kabar tersebut muncul beberapa bulan setelah Shopee memutuskan tidak beroperasi lagi di India, setelah diluncurkan Oktober lalu.
Hal itu menyusul dilarangnya game Free Fire oleh pemerintah India, di mana game itu dikembangkan Garena dan masih berelasi dengan Sea Group selaku induk Shopee.
Sementara itu, operasinya di India secara resmi telah dihentikan pada 29 Maret. Pihak Shopee mengatakan bahwa mereka akan terus menangani pesanan yang telah masuk sebelum itu dan mendukung pedagang lokal selama masa transisi.
Belum lama ini, Shopee juga keluar dari pasar di Prancis pada 6 Maret. Dalam tanggapannya pada Bloomberg, Shopee menyatakan akan tetap berpikiran terbuka dan disiplin dalam mengeksplorasi potensi pasar baru.
Mereka diketahui saat ini tengah mengevaluasi pasar Eropa, yakni antara lain Spanyol dan Polandia. Sejauh ini, Asia Tenggara bisa dibilang sebagai bisnis terbesarnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya