Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi KRL.
Dream – PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) menaikkan tarif KRL sebesar Rp1.000 untuk semua relasi. Kenaikan ini berlaku per 1 Oktober 2016.
Kenaikan tarif ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 35 Tahun 2016 tentang Tarif Angkutan Umum Orang dengan Kereta Api Pelayanan Kelas Ekonomi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation/PSO).
" Latar belakang penyesuaian tarif ini juga dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan daya beli masyarakat, yang semakin meningkat," kata Direktur Utama KCJ, M Nurul Fadhila, di Jakarta, dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 18 Agustus 2016.
Fadhila juga mengatakan, pertimbangan lainnya yakni program pengembangan KRL yang semakin membaik ke depan lewat PSO. Juga ketersediaan dana subsidi untuk transportasi kereta api yang menyesuaikan dengan kemampuan keuangan negara.
“ Pemerintah juga telah mengalokasikan dana PSO secara proporsional untuk angkutan kereta api di luar KRL, seperti kereta api antar kota dan kereta perkotaan/komuter,” kata dia.
Menurut data KCJ, periode 1 Januari 2016-30 September 2016, tarif KRL penumpang sebesar Rp2 ribu untuk jarak 1-25 km pertama dan Rp1.000 untuk 10 km berikutnya.
Per 1 Oktober 2016, tarifnya naiknya menjadi Rp3 ribu untuk jarak 1-25 km pertama. Sementara itu, tarif KRL yang dibayarkan penumpang untuk 10 km berikutnya tetap Rp1.000.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Prasetyo Boeditjahjono, meminta KCJ untuk meningkatkan pelayanan KRL kepada masyarakat.
" Sebagai regulator, (kami) dapat memahami untuk dilakukan kenaikan tarif namun KCJ harus tetap meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan bagi masyarakat," kata Prasetyo. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya