Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Petugas Tol (Merdeka.com)
Dream - Masyarakat pengguna jalan bebas hambatan Jakarta-Cikampek harus menambah anggaran bulannya. Pemicunya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memutuskan kenaikan tarif tol yang menghubungkan Jakarta dan Jawa Barat tersebut.
Beruntung tak semua ruas pintu tol Jakarta-Cikampek bakal mengalami kenaikan harga. Masih ada segmen atau pintu tak yang tak mengalami
Kepala Bidang Pengawasan dan Pemantauan Sekretariat Badan Pengaturan Jalan Tol (BPJT), Kornel MT Sihaloho dalam keterangan pers di Jakarta, seperti dikutip merdeka.com, Jumat, 10 Oktober 2014 mengatakan Beberapa segmen yang tidak mengalami kenaikan tarif tol seperti pada Ramp (Gerbang) Pondok Gede Timur dan Ramp Pondok Gede Barat.
Di gerbang tol ini, sesaran tarif tetap Rp 1.500 untuk Golongan I, II, dan III. Sedangkan kendaraan golongan IV akan menerima kenaikan tarif tol menjadi 2.000 dan golongan V naik menjadi Rp 2.500.
Kementerian PU mengatakan, kenaikan tarif tol akan diberlakukan untuk ruas Cikarang Barat-Dawun sekitar 7,14 persen pada Golongan I dari semula Rp 7.000 menjadi Rp 7.500.
Sementara segmen Cibatu-Cikarang Timur dengan jarak 2 Km mengalami kenaikan 50 persen pada Golongan V dari semula Rp 1.000 menjadi Rp 1.500.
Seluruh kenaikan tarif tersebut mulai berlaku efektif pada 16 Oktober 2014 pukul 00.00 WIB.
Adapun besaran penyesuaian tarif tol di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek untuk ruas terpanjang dengan sistem transaksi tertutup adalah sebagai berikut:
Golongan I Rp 13.500 (naik Rp 1.500)
Golongan II Rp 21.500 (naik Rp 2.000)
Golongan III Rp 27.000 (naik Rp 3.000)
Golongan IV Rp 34.000 (naik 4.000)
Golongan V Rp 41.000 (naik 4.500)
(Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya