Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Dengan kekayaannya melimpah, kalangan hartawan bisa dengan mudah mendapatkan keinginan hanya untuk mencari kepuasan. Kini deretan mobil mewah, luasnya istana, atau pesawat jet pribadi tampaknya mulai tak cukup memuaskan dahaga itu.
Para hartawan ini juga kerapkali mencari kepuasan dengan menghadiri sejumlah kegiatan level dunia yang wajib diikutinya.
Mengutip laman Arabianbusiness, Jumat, 10 Oktober 2014, lembaga pemeringkat kekayaan Wealth X mengungkapkan 10 cara miliarder dalam menghabiskan waktu luangnya. Ini cara-cara sang jutawan: (Ism)
© Dream
Acara Sosialita Khusus
Tahukah Anda bahwa 68 persen miliarder lebih suka menghabiskan waktu dengan bermain atau menonton olahraga. Kebutuhan ini menjadi penting untuk memenuhi kebutuhan si jutawan. (Ism)
© Dream
Turnamen Golf
Bagi miliarder yang memiliki minat dalam golf, turnamen semacam Masters AS dan PGA Championship menjadi menu wajib dalam kalender sosial mereka di 2015. (Ism)
© Dream
Olahraga
Sebanyak 68,3 persen miliarder dunia bahkan serius terhadap olahraga yang mereka pilih. Olahraga yang paling populer bagi para hartawan ini adalah berkuda, ski, tenis dan sepak bola. (Ism)
© Dream
Partisipasi pada kegiatan Filantropi
Sebanyak 51,9 persen miliarder memilih untuk menghabiskan waktu luang mereka dengan berpartisipasi dalam kegiatan yang berkaitan dengan filantropi. Miliarder rata-rata menyumbangkan lebih dari US$ 100 juta. Jumlah tersebut merupakan tiga persen dari keuntungan bersih mereka. (Ism)
© Dream
Menyumbang badan amal
Mayoritas miliarder menyumbang kepada badan-badan amal. Namun kebanyakan mereka menyumbang untuk satu bidang. 28,7 persen miliarder menyumbang untuk pendidikan dan yang paling banyak mendapat sumbangan adalah universitas. (Ism)
© Dream
Berburu dan Memancing
Aktivitas luar ruangan (outdoor) adalah cara lain miliarder dalam menghabiskan waktu luang. Sekira 23,4 persen miliarder lebih suka mancing dan berburu. (Ism)
© Dream
Pameran Seni dan Lelang Baran Antik
Sementara menghadiri pameran seni atau lelang barang antik menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi 23,1 persen miliarder. (Ism)
© Dream
Perlombaan Balap
Acara lain yang menjadi prioritas beberapa miliarder dalam menghabiskan waktu luangnya adalah balap motor/mobil dan pameran yacht. Pameran kapal pesiar mewah di Monaco menjadi kegiatan yang paling disukai, selain balap mobil Grand Prix. (Ism)
© Dream
Peragaan Adibusana
Acara fashion show juga menjadi menu menarik bagi sebagian miliarder untuk bersantai. Peragaan busana terkenal seperti di Milan, New York, London dan Paris selalu penuh sesak dengan miliarder yang tak ingin ketinggalan tren fashion terbaru. (Ism)
© Dream
Pacuan Kuda
Satu-satunya acara olahraga di Uni Emirat Arab yang menarik minta miliarder adalah pacuan kuda Dubai World Cup yang selalu digelar setiap Maret. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya