Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Ditutup Menguat, IHSG Gagal Tembus 5.000

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 9 Oktober 2014 16:24
Indeks Syariah Ditutup Menguat, IHSG Gagal Tembus 5.000
Koreksi pada emiten sektor saham tambang membuat laju penguatan indeks saham tertahan.

Dream - Meski sudah tancap gas di awal perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum cukup kuat menutup perdagangan di level 5.000. Pelaku pasar yang ekstra hati-hati jelang penutupan membuat laju penguatan IHSG terseret melemah.

Pelemahan terutama dipicu oleh koreksi harga saham yang terjadi pada emiten-emiten sektor pertambangan. Indeks sektor tambang menjadi satu-satunya yang turun ke zona merah dengan pelemahan 12,99 poin (0,86%).

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 9 Oktober 2014, IHSG hanya sanggup menguat 35,36 poin (0,71%) ke level 4.993,87.

Laju kenaikan ini sedikit lebih baik dari sesi pembukaan dengan kenaikan 34,71 poin (0,70%) ke level 4.993,22. IHSG bahkan sempat menembus level 5.014,50.

Tercatat sebanyak 207 emiten di lantai bursa saham Indonesia bergerak ke zona hijau ditengah koreksi yang diderita 95 emiten lainnya.

Transaksi perdagangan saham terbilang cukup minim karena hanya mencetak angka Rp 3,94 triliun. Pelaku pasar hanya memperdagangka 45,78 juta saham.

Investor asing masih belum berani masuk ke pasar modal Indonesia. Terbukti, untuk kedua kalinya, sejak aksi beli lalu, asing kembali mencatat nett buy sekitar Rp 241 miliar.

Tren penguatan yang tertahan juga dialami dua indeks saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 0,84 poin (0,53%) ke level 161,32.

Melemahnya harga saham dari 69 emiten syariah menahan laju pengautan ISSI yang sempat menyentuh level tertinggi 162,32. Bertahannya ISSI di zona merah terbantu oleh naiknya harga saham dari 125 emiten.

Pelaku pasar mentransaksikan tak kurang dari 125 emiten syariah. Dari aksi jual beli ini, bursa saham Indonesia dibanjiri tak kurang Rp 2,78 triliun.

Di jajaran saham unggulan syariah, sebanyak 18 emiten bergerak menguat. Naiknya harga saham ini membuat indeks Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat 3,46 poin (0,53%) ke level 662,81.

Gerak positif bursa saham nasional tak lepas dari sentimen positif indeks saham utama Asia. Hang Seng Hong Kong dan Strait Times masing-masing menguat 1,17 persen dan 1,03 persen.

Nikkei yang pagi tadi dibuka menguat kini justru melemah 117,1 poin (0,75%).

Kabar positif juga datang dari pasar keuangan usai rupiah kembali bergerak menguat. Kurs rupiah sore ini naik 97 poin (0,79%) ke level 12.138 per dolar AS. (Ism)

Beri Komentar