Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Tak butuh waktu lama bagi bursa saham Indonesia kembali ke zona hijau. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan langsung tancap gas menembus level 5.000.
Sentimen membaiknya kondisi bursa saham regional membawa pengaruh positif bagi pelaku pasar. Aksi beli pemodal domestik pun melanda pasar modal Indonesia.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 9 Oktober 2014, IHSG naik tajam 34,71 poin (0,70%) menjadi 4.993,22.
IHSG semakin menguat di sesi pembukaan dengan kenaikan naik 47,59 poin (0,98%) menjadi 5.007,54.
Rebound yang terjadi pada IHSG dipicu penguatan harga saham dari 127 emiten meski masih menyisakan 6 saham yang di zona merah.
Di sesi pagi ini, total volume perdagangan saham 211,67 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 228,98 miliar.
Hingga 40 menit perdagangan, laju IHSG masih dalam tren menguat dengan kenaikan 46,53 poin (0,94%) ke level 5.005,05. IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.009,99.
Sentimen positif regional juga membawa dua indeks saham syariah kembali ke zona hijau. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka menguat ke level 161,56.
Hingga 45 menit perdagangan saham, indeks ISSI masih bergerak menguat dengan kenaiakn 1,64 poin (1,02%) ke level 162,12.
Laju positif ISSI didukung kenaikan harga saham dari 118 emiten sementara 21 lainnya bergerak melemah.
Pelaku pasar pagi ini sudah memperdagangkan takan kurang dari 8,63 juta lembar saham dengan nilai Rp 716,95 miliar.
Sementara itu saham-saham bluechips syariah juga mengawali perdagangan di zona hijau. Dibuka di level 665,05, indeks JII kini sudah menguat 8,34 poin (1,26%) ke level 667,69.
Kurang dari satu jam perdagangan BEI, indeks kawasan regional memang masih bergerak menguat. Hang Seng dan Nikkei Jepang masing-masing menguat 1,26 persen dan 0,45 persen.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga sudah mulai menguat dengan kenaikan 60 poin (0,49%) menjadi 12.175 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya