Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bank Muamalat dengan program Komunitas Usaha Mikro Muamalat Berbasis Masjid (KUM3) yang dikembangkan dalam bentuk Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) telah membantu 437 kelompok usaha mikro yang tersebar di 229 masjid di seluruh wilayah Indonesia.
Corporate Secretary Bank Muamalat Meitra N.Sari menyatakan program yang dimulai sejak tahun 2006 ini bertujuan untuk mendorong pengembangan usaha mikro secara berkelanjutan.
Keandalan Bank Muamalat lewat program ini, menghantarkan pelopor bank syariah di Indonesia ini meraih tiga kali penghargaan secara berturut-turut pada kategori The Best Economic Empowering oleh Indonesia Magnificence of Zakat. Bank Muamalat dinilai atas keberhasilannya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
" Program CSR KUM3 merupakan program pemberian dana bergulir untuk usaha produktif kepada pengusaha mikro. KUM3 berupaya memfasilitasi komunitas usaha mikro dengan mendorong berkembangnya bisnis masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian dan karakter entrepreneur peserta," ujar Meitra dalam keterangan pers yang dikutip, Kamis, 8 Oktober 2014.
" Sebelum menjalankan usahanya, warga binaan KUM3 dibekali dengan sejumlah pelatihan untuk memberi pemahaman dasar mengelola usaha, bekerja dalam kelompok, motivasi diri, serta meningkatkan mentalitas dan karakter pengusaha," jelasnya.
Selain melalui program KUM3, Meitra menyatakan pihak Bank Muamalat juga memiliki program lain yang masuk dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). Dana untuk program CSR ini berasal dari laba bersih dan pendapatan non halal perusahaan.
Untuk tahun 2014, bank ini telah menyalurkan sekurangnya Rp 11,89 miliar dari zakat perusahaan yang sebesar 2,5% dari laba bersih dan disalurkan melalui 4 Lembaga Amil (LAZ). Sementara pada tahun 2013, penyaluran dana CSR Bank Muamalat sebesar Rp 19,4 miliar ditambah dengan pendapatan non halal sebesar Rp 1,4 miliar dari denda keterlambatan pembayaran debitur yang disengaja.
Sementara untuk Idul Adha tahun ini, Bank Muamalat juga melakukan salah satu bentuk kegiatan CSR dengan menyalurkan 368 hewan kurban yang terdiri dari 138 ekor sapi dan 230 ekor kambing kepada 4.200 anak yatim piatu binaan Bank Muamalat.
" Bank Muamalat berkomitmen untuk terus melaksanakan pembangunan berkelanjutan. Hal ini menimbang aktivitas perusahaan harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan seperti profit atau dividen, melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang," tandas Meitra.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya