Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 7,5%

Reporter : Ramdania
Rabu, 8 Oktober 2014 15:15
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 7,5%
Kabar yang menenangkan hati masyarakat, Bank Indonesia masih menahan suku bunga acuannya (BI Rate) pada tetap di level 7,5%. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penjagaan jika terjadi kenaikan harga BBM.

Dream - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 7 Oktober 2014 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 7,50%, dengan suku bunga Lending Facility dan suku bunga Deposit Facility masing-masing tetap pada level 7,50% dan 5,75%.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara menyatakan, kebijakan itu konsisten dengan upaya untuk mengarahkan inflasi menuju ke sasaran 4,5±1% pada 2014 dan 4±1% pada 2015, serta menurunkan defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat.

Dia menambahkan BI juga mewaspadai kemungkinan kenaikan harga yang ditentukan pemerintah (administered price) seperti harga penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

" Meskipun stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan tetap terjaga, Bank Indonesia mewaspadai sejumlah risiko yang berasal dari domestik dan eskternal, seperti dampak rambatan dari normalisasi kebijakan the Fed dan kemungkinan kebijakan administered prices Pemerintah," ujarnya di Jakarta, Selasa, 7 Oktober 2014.

Tirta menyatakan Bank Indonesia akan terus memperkuat bauran kebijakan moneter dan makroprudensial untuk memastikan tetap terjaganya stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung kesinambungan perekonomian.

" Bank Indonesia juga akan meningkatkan koordinasi kebijakan dengan Pemerintah dalam pengendalian inflasi dan defisit transaksi berjalan agar proses penyesuaian ekonomi dapat berjalan baik sehingga kesinambungan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga," tandasnya. (Ism)

Beri Komentar