Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
ABG Kaya Di Iran (Business Insider)
Dream - Sanksi terhadap Iran tidak menyurutkan anak-anak muda di Negeri Para Mullah itu untuk pamer kekayaan dan gaya hidup glamor mereka.
Setelah muncul Rich Kids of Instagram, anak-anak kaum elite Iran menciptakan Rich Kids of Tehran di jejaring bagi-bagi foto tersebut.
Sejak pertama kali mengunggah foto-foto mereka tiga minggu lalu, akun Rich Kids of Tehran telah memiliki hampir 40 ribu follower di Instagram.
Lomba pamer kekayaan dan seksualitas itu telah membuat gempar baik di dalam negeri, maupun di luar negeri Iran.
Seperti diketahui, Iran tengah menjalani sanksi ekonomi ketat dari dunia internasional (Barat) dan merupakan negara yang menjalankan hukum Islam yang melarang alkohol dan pakaian tidak sopan.
Namun bagi kaum elite di Iran, aturan itu tidak berlaku. Dengan memamerkan iPhone, jam tangan mewah dan mobil-mobil Eropa, mereka yang orangtuanya kaya raya dan memiliki jabatan tidak terlalu terpengaruh dengan sanksi dibanding dengan jutaan kaum muda Iran lainnya.
Meski anak muda Tehran sudah biasa menggelar pesta, minum-minuman keras dan melepas kerudung, namun sangat jarang hal itu ditunjukkan begitu bebasnya secara online.
The Times melaporkan foto-foto yang terpampang di Rich Kids of Tehran adalah anak-anak penguasa elite Iran. Mereka sepertinya kebal terhadap aturan yang diberlakukan rezim pemerintahan Iran.
Yang mengejutkan, awal tahun ini, beberapa anak muda Iran beruntung bisa lepas dari ancaman penjara pengadilan konservatif, setelah mereka ditangkap karena mengunggah video yang memperlihatkan mereka menari lagu " Happy" di Youtube.
Menurut salah satu dari mereka kepada Business Insider, mereka muak dengan citra Iran yang terus-menerus digambarkan buruk di media.
" Tujuan kami mengunggah video itu untuk menunjukkan sisi baik dari Iran. Setiap kali Iran disebut di TV atau berita, mereka selalu berkata negatif dan kami berusaha menunjukkan sisi baiknya."
Lebih dari dua pertiga populasi Iran berusia di bawah 35 tahun. Mereka inilah yang menolak revolusi nilai-nilai Islam yang dikobarkan oleh generasi tua Iran. Jadi, tantangan terbesar revolusi Islam di Iran justru berasal dari anak-anak mereka. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya