Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Dream – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengajukan penghematan sebesar Rp363,6 miliar kepada Komisi XI DPR RI. Penghematan ini fokus kepada belanja negara, mulai dari belanja dinas sampai honorarium PNS.
“ Beberapa tahun terakhir, belanja barang di Kementerian/Lembaga mengalami peningkatan sehingga belanja barang bisa dikendalikan, termasuk di Kementerian Keuangan,” tulis Sri Mulyani dalam akun Instagram resminya, @smindrawati, dikutip Dream, Rabu, 12 Juli 2017.
Beberapa instrumen yang akan dipangkas seperti biaya perjalanan dinas dan honor PNS. Selain itu, penghematan ini juga menyasar kepada belanja operasional dan non-operasional, biaya rapat, dan belanja jasa.
Mantan pejabat Bank Dunia ini mengatakan penghematan dilakukan karena ada prioritas belanja. “ Skala prioritas diperlukan agar dapat menjaga kredibilitas APBN untuk kemakmuran Indonesia yang berkeadilan,” kata dia.
Sri Mulyani mengatakan usulan penghematan ini disampaikan saat rapat internal Kementerian Keuangan dengan Komisi XI. Rapat tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA/KL) Perubahan Tahun 2017 Kementerian Keuangan.
Efisiensi ini diajukan pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan Tahun 2017 dalam bentuk self blocking. Sri pun menjelaskan perubahan tersebut telah disetujui Komisi XI.
“ Terima kasih atas dukungan Komisi XI DPR yang telah memberikan persetujuan atas efisiensi ini,” tulis dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam