Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Indonesia termasuk salah satu negara yang berani mengubah kebijakan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Sebaliknya, pemerintah Kuwait justru kurang berani membuat kebijakan serupa.
Kuwait, negara kaya minyak, memutuskan menunda keputusan memangkas alokasi subsidi akibat sensitifnya isu politik.
Mengutip laman Arabianbusiness, Selasa, 6 Januari 2015, kalangan politisi di Kuwait bereaksi keras terhadap rencana pemerintah yang ingin mulai memangkas subsidi pada 1 Januari lalu.
Para politisi berdalih, turunnya harga minyak mentah dunia seharusnya membuat harga BBM menjadi lebih rendah, tak setinggi seperti saat ini.
Semula pemerintah berencana memotong subsidi dengan cara menaikan harga diesel di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjadi 0,170 dinar atau Rp 7.324 per liter.
Warga Kuwait selama ini menikmati subsidi dengan hanya membeli BBM seharga 0,055 dinar atau Rp 2,369 per liter.
Meski batal menaikkan harga BBM bersubsidi dan harga minyak mentah dunia jatuh dalam enam bulan terakhir, Menteri Keuangan Kuwait memastikan kondisi perekonomian negaranya takkan terpengaruh.
Pemerintah bahkan memastikan akan terus mendukung berbagai proyek dan belanja ekonominya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya