Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Tenggelam di Zona Merah

Reporter : Syahid Latif
Senin, 5 Januari 2015 16:31
Indeks Syariah Tenggelam di Zona Merah
Data-data ekonomi yang kurang menggembirakan membuat pelaku pasar mengamankan posisinya.

Dream - Pelaku pasar tampaknya mulai bereaksi dengan munculnya sentimen negatif data ekonomi Indonesia di awal tahun. Aksi ambil untung untuk menyelamatkan portofolio akhirnya menumbangkan indeks saham acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada penutupan perdagangan BEI, Jakarta, Senin, 5 Januari 2015, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 22,77 poin (0,43%) ke level 5.219,99. Sepanjang perdagangan saham, IHSG tak berkutit di zona merah.

Defisit neraca perdagangan Indonesia pada November lalu sudah cukup membuat pelaku pasar khawatir. Alhasil, hingga sesi pasca penutupan sebanyak 192 emiten menukik ke zona merah dan 94 lainnya stagnan.

Beruntung masih ada 113 emiten yang melaju positif dan menahan terjadinya koreksi lebih dalam.

Di awal pekan ini, pelaku pasar mentransaksikan tak kurang dari 63,2 miliar saham. Aksi jual beli ini membuat bursa dipenuhi perputaran dana hingga Rp 5,2 triliun.

Pemodal asing yang menggelar aksi beli di awal perdagangan kini berbalik melepas portofolionya. Asing mencetak nett sell sekitar Rp 200 miliar.

Beratnya sentimen negatif yang berhembus di lantai bursa juga menyeret indeks saham syariah ke zona merah.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sore ini menutup perdagangan dengan melemah 1,139 poin (0,67%) ke level 168,09. Pelemahan didorong turunnya harga saham dari 121 emiten syariah. Sisanya, 66 emiten ISSI bergerak menguat dan 50 lainnya stagnan.

Pelaku pasar tercatat mentransaksikan tak kurang dari 34,04 miliar saham dengan nilai mencapai Rp 3,88 triliun.

Sepanjang perdagangan, ISSI sama sekali tak mampu beranjak ke zona hijau. Level tertinggi ISSI hanya mampu mencetak angka 168,88, lebih rendah dari penutupan akhir pekan lalu di level 169.23. ISSI justru tergelincir ke posisi terendah di 167,71.

Koreksi lebih dalam dialami indeks emiten bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) menutup perdagangan dengan melemah 5,386 poin (0,77%) ke level 689,08.

Posisi 21 emiten unggulan syariah yang bergerak melemah tak berubah hingga sesi penutupan. Beruntung masih ada 7 emiten bluechips syariah yang menguat dan 2 lainnya stagnan.

Transaksi perdagangan saham bluechips syariah awal pekan ini mencapai 6,94 miliar saham dengan nilai Rp 1,86 triliun.

Beri Komentar