Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Teten Masduki (Foto: YouTube BNBP)
Dream - Kondisi pandemi Covid-19 yang membuat roda perekonomian dunia macet. Sempatnya adanya pembatasan aktivitas masyarakat membuat para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) juga ikut terkena dampaknya.
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, pemerintah terus berupaya untuk mengatasi pandemik Covid-19 agar kegiatan usaha yang terpuruk saat ini bisa kembali bangkit.
Selain itu, warga diingat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang bisa menjadi salah satu kunci untuk segera memulihkan kondisi ekonomi.
" Kita terus meyakinkan pelaku UMKM bahwa kegiatan usaha terpukul, yang mengakibatkan UMKM menurun, omzet bahkan ada yang 100 persen hilang sebab persoalannya kita belum bisa mengatasi Covid-19," ujar Teten dalam konferensi pers virtual, Senin 26 Oktober 2020.
Teten juga mengingatkan, membangun kesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan berkaitan erat dengan pemulihan kondisi ekonomi saat ini. Pelaku UMKM dan pembeli harus sama-sama patuh terhadap protokol kesehatan.
Ia memberikan contoh saat aktivitas ekonomi di pasar. Pedagang ataupun masyarakat diharapkan tetap disiplin mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
" Ini supaya kita bisa segera pulih kembali. Kegiatan ekonomi bisa pulih kembali," tegasnya.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengakui pandemi Covid-19 sangat memukul sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hampir 50 persen UMKM di Indonesia yang menutup usahanya selama pandemi.
“ Kalau 1998, UMKM paling tahan dari krisis. Sekarang, UMKM terpukul paling berat,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan . Roeslani, dalam webinar “ Innovation for The Future, Economic Outlook: Peran Swasta dalam Pemulihan Ekonomi menuju Indonesia 2021”, Kamis 8 Oktober 2020.
Menurut catatan Kadin, ada 48,2 persen UMKM di Indonesia yang menutup usahanya selama pandemi Covid-19, 30,5 persen mengalami penurunan permintaan domestik, 19,8 persen rantai produksinya terganggu, dan 14,1 persen yang kontraknya batal.
Padahal, sektor ini yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Dikatakan bahwa ada 115 juta tenaga kerja yang diserap oleh sektor UMKM dan 60 persen PDB disumbang dari mereka.
“ Untuk membantu mereka agar bertahan, perlu ada peran pemerintah dan kita,” kata dia.
Rosan mengatakan pandemi ini juga memukul UMKM di beberapa negara di ASEAN. “ Rata-rata yang turun 50 persen,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya