Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Laba Bersih BRIsyariah Meroket 238 Persen Pada Kuartal III 2020.
Dream – PT BRIsyariah Tbk (BRIS) melaporkan laba bersih perusahaan pada kuartal III-2020 mencapai Rp190,5 miliar, Perolehan untung perusahaan ini meroket 238 persen (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp56,46 miliar.
Peningkatan laba bersih ini diikuti naiknya aset BRIsyariah sebesar Rp56 triliun atau tumbuh 51,4 persen secara yoy.
“ Peningkatan laba bersih BRIsyariah pada triwulan III 2020 didukung oleh optimalisasi fungsi intermediary yang diikuti dengan pengendalian beban biaya dana,” kata Direktur Utama BRIsyariah, Ngatari, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Senin 26 Oktober 2020.
Hingga kuartal III 2020, bank syariah ini telah menyalurkan pembiayaan Rp40 triliun, naik 57,9 persen (yoy). Pertumbuhan pembiayaan yang signifikan ditopang oleh segmen ritel (SME, Mikro dan Konsumer) untuk memberikan imbal hasil yang lebih optimal.
Komposisi pembiayaan konsumer menjadi yang domininan dalam penyaluran pembiayaan di BRIsyariah. Pembiayaan konsumer ini menjadi salah satu fokus penyaluran pembiayaan BRIsyariah karena memiliki risiko yang rendah. Hal ini dikarenakan pembiayaan konsumer ini berdasarkan asset based (KPR) dan Salary Based (pembiayaan multi guna).
Total pembiayaan konsumer yang disalurkan BRIsyariah hingga triwulan III 2020 mencapai Rp12,2 triliun atau tumbuh sebear 53,77 persen yoy.
Selain segmen konsumer, pembiayaan mikro BRIsyariah juga memberikan kontribusi besar terhadap total pembiayaan di BRIsyariah. Penyaluran pembiayaan mikro BRIsyariah tercatat sebesar Rp10,9 triliun, tumbuh sebesar 185 persen year on year.
Pembiayaan KUR yang masuk di segmen mikro mencatat pertumbuhan positif. Penyaluran KUR BRIsyariah di bulan September 2020 telah mencapai 95 persen dari target total di tahun 2020.
“ Total target KUR BRIsyariah di tahun 2020 adalah Rp 4,5 triliun. Alhamdulillah di bulan September 2020 kami telah menyalurkan Rp4,3 triliun. Artinya hampir tercapai 100 persen dari target,” kata dia.
Salah satu pendorong pertumbuhan pembiayaan BRIsyariah di masa pandemic ini adalah digitalisasi proses pembiayaan lewat aplikasi i-Kurma. BRIsyariah mengoptimalkan i-Kurma sebagai langkah transformasi digital dalam proses pembiayaan.
Ini terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja perseroan. Hal ini mengingat tenaga pemasar pembiayaan dimungkinkan untuk bekerja secara efektif dan efisien di tengah adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi corona.
Selain penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah, di tengah upaya-upaya pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi covid-19 yang belum selesai, BRIsyariah ditunjuk menjadi salah satu bank penyalur dana Pemulihan Ekonomi Nasional.
Hingga pertengahan bulan Oktober 2020 BRIsyariah telah menyalurkan sekitar Rp449,9 miliar kepada 6.169 nasabah. Penyaluran diarahkan kepada sektor usaha produktif.
Di sisi dana pihak ketiga (DPK), BRIsyariah mencatat pertumbuhan sebesar 72,7 persen. Dalam penghimpunan dana, BRIsyariah fokus dalam meningkatkan dana murah (CASA).
Pada triwulan III 2020, BRIsyariah mampu meningkatkan CASA sebesar 135 persen yoy. Peningkatan CASA ini bertujuan agar BRIsyariah dapat mengendalikan biaya dana (Cost of Fund).
“ DPK meningkat ditopang oleh pertumbuhan dana murah (giro dan tabungan) sejalan dengan strategi pengendalian beban biaya dana. Peningkatan dana murah yang mencapai mendorong penurunan biaya dana atau cost of fund,” kata dia.
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?