Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Tahan Aksi Beli, Bursa Syariah Berbalik Melemah

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 27 November 2015 16:20
Tahan Aksi Beli, Bursa Syariah Berbalik Melemah
Kondisi regional yang melemah membuat indeks syariah tak kuasa melawan aksi jual.

Dream - Investor menahan aksi beli saham setelah bursa regional serempak bergerak turun. Penguatan di sesi pembukaan pun berbalik melemah.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 26 November 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,457 poin (0,32%) ke level 143,652.

Pembalikan arah juga dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang turun 0,749 poin (0,12%) ke level 601,044.

Kedua indeks acuan saham syariah ini sebetulnya dibuka menguat. Namun tekanan jual akibat kondsi regional yang mendorong ISSI dan JII bergerak melemah.

Dengan transaksi mencapai Rp 2,87 triliun, sebanyak 118 emiten syariah menatap akhir pekan di zona merah. Sebanyak 23 diantaranya merupakan saham-saham unggulan syariah.

Namun ISSI bisa sedikit bernapas setelah 52 emiten syariah bisa bertahan di teritori positif. Hanya 5 emiten yang berasal dari jajaran bluechips syariah.

Menguat sampai Rp 1.450, emiten UNVR memimpin daftar top gainer indeks JII. Disusul SILO yang naik Rp 200, AKRA Rp 75, PGAS dan Telkom masing-masing Rp 10 per saham.

Sebliknya, jajaran saham bluechips syariah yang melemah juga cukup besar. INTP memimpin daftar top losser dengan melemah Rp 1.000 per saham. Diikuti AALI Rp 425, UNTR Rp 250, SMGR Rp 150, dan SCMA Rp 120 per saham.

Rontoknya hampir seluruh indeks sektoral juga memaksa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah. Terpangkas 36,497 poin (0,79%), IHSG ditutup di level 4.560,560.

Lantai bursa sepanjang perdagangan menggelar transaksi jual beli hingga Rp 4,41 triliun. Dengan posisi asing mengurangi aksi belinya menjadi nett buy Rp 229 miliar.

Beri Komentar