Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, Mendapatkan Bonus Emas 1 Kg. (Foto: Pegadaian)
Dream – Lalu Muhammad Zohri, pelari Indonesia yang menjadi juara dunia lari 100 meter IAAF bakal kebanjiran bonus lagi. Setelah rumah lama direnovasi dan hadiah rumah baru, Zohri akan mendapatkan bonus 1 kilogram emas dari PT Pegadaian (Persero).
Nilai hadiah yang diterima Zohri berupa 1 Kg emas itu setara dengan Rp600 juta.
“ Saya kira ini peristiwa yang fenomenal. Indonesia berjaya di cabang atletik yang bergengsi. Tentu, kami sebagai perusahaan BUMN harus mengapresiasi prestasi Zohri,” kata Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian, Harianto Widodo, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 18 Juli 2018.
Harianto mengatakan bonus emas ini bisa dimanfaatkan Zohri sebagai tabungan pensiunnya. Sebab, emas memiliki lindung nilai yang baik jika dijadikan sebagai tabungan. Dia juga berharap Zohri bisa fokus dan konsentrasi untuk Asian Games nanti.
![]()
“ Saya melihat dia mempunyai potensi untuk menjadi kuda hitam di Asian Games nanti,” kata dia.
Harianto mengatakan apresiasi dari Pegadaian itu bisa menjadi stimulus bagi dunia olah raga. Stimulus ini juga diharapkan bisa menumbuhkan semangat atlet dan calon atlet.
“ Atlet muda harus tekun, pantang menyerah, mempunyai etos kerja yang tinggi. Maka, prestasi akan datang seiring dengan waktu,” kata dia.
Sekadar informasi, Zohri mengungguli dua sprinter asal Amerika Serikat, Antony Schwartz, dan Eric Harisson, di Kejuaraan Atletik Dunia U-20 di Finlandia. Pemuda asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatatkan waktu 10,18 detik.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya