Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ayam Goreng
Dream - Bagi pecinta kuliner, pasti pernah merasakan lezatnya sajian ayam goreng di rumah makan Ny. Suharti. Ayam kampung dengan bumbu rempah yang khas dan disajikan dengan sambal menjadi ciri khas rumah makan yang telah ada sejak lebih dari 30 tahun silam.
Namun tahukah Sahabat Dream, jika rumah makan asal Yogyakarta ini memiliki cerita unik di belakangnya, khususnya pada logo rumah makan. Yup, jika Sahabat Dream mencari di mesin pencari seperti Google, maka akan terpampang dua logo rumah makan yang menggunakan nama Suharti.
Rumah makan yang bergambar dua ekor ayam, betina dan jantan yang mengapit huruf S di dalam lingkaran dan bertuliskan Ayam Goreng Ny. Suharti. Satu lagi rumah makan menggunakan foto seorang wanita yang mengenakan pakaian adat Jawa yang berada dalam lingkaran dan bertuliskan Ayam Goreng Suharti.
Lantas apa perbedaan kedua rumah makan tersebut? Berikut Dream telah merangkum penjelasannya dari berbagai sumber.
Pada awalnya kedua rumah makan tersebut dikelola oleh sepasang suami istri, yakni Ny. Suharti dan suaminya Sachlan. Keduanya sepakat menggunakan nama Ayam Goreng Ny. Suharti sebagai nama rumah makan mereka.

Rumah makan Ayam Goreng Ny. Suharti berdiri pada 1972 dan berlokasi di JL. Sucipto No.208, Yogyakarta. Pada 1984, keduanya sepakat untuk mengembangkan rumah makan di beberapa tempat di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Bali, dan Medan.
Penyebab lahirnya kedua logo ini dipicu oleh kecurigaan Suharti terhadap sang suami. Ia menduga Sachlan memiliki wanita lain di Jakarta. Namun perang dingin antara keduanya justru membuat sang suami berhasil mengakuisisi semua rumah makan Ayam Goreng Ny.Suharti, karena namanya terdaftar sebagai pemilik resmi bisnis tersebut.
Maka Suharti harus kehilangan semua usahanya tersebut dan mendirikan kembali rumah makan miliknya sendiri. Rumah makan yang didirikannya pada tahun 1991 ini masih menggunakan nama yang sama, yakni Ayam Goreng Ny.Suharti.

Selain itu, sebagai pembeda, Suharti kemudian memasang wajahnya sebagai logo rumah makan barunya, Ayam Goreng Suharti. Kini orang lebih mengenal rumah makan ayam goreng Suharti miliknya, yang memajang foto dirinya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya