Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Google Menyebut "zakat" Paling Banyak Dicari Pada Ramadan 2017. (Foto: Dream.co.id/Cynthia Amanda Male)
Dream – Ramadan tinggal hitungan hari. Selain berpuasa dan ibadah sunnah lain, perilaku masyarakat Indonesia dalam menjalani aktivitas kesehariannya juga banyak mengalami perubahan.
Saat bulan Puasa, pola hidup masyarakat akan berubah lebih fokus untuk beribadah. Termasuk kebutuhan mereka terhadap informasi. Selama Ramadan, masyarakat semakin aktif mencari informasi melalui mesin pencarian.
“ Penggunaan mesin pencarian meningkat selama Ramadan. Terutama pencarian untuk promo industri ritel, bahan makanan, travel, gadget, e-commerce dan kredit,” kata Industry Analyst Google Indonesia, Astri Suhaimi, di Jakarta, Kamis 3 Mei 2018.
Astri mengatakan tak hanya promo, pencarian informasi seputar Ramadan juga naik 33 persen pada 2017. Informasi yang dicari seperti zakat, ayat Alquran, resep masakan untuk sahur dan buka puasa, jadwal sholat, serta waktu sahur dan imsak.
" Di bulan Ramadhan, pencariannya lebih banyak seputar makanan. Tapi, jadwal sholat dan ayat-ayat seperti surah Yaassin juga banyak dicari. Top keyword 2017-nya sendiri justru 'zakat',” kata Industry Analyst Google Indonesia, Ariani Dwijayanti.
Bicara soal mesin pencarian, tidak terlepas dari konten video seperti yang banyak diunggah di Youtube. Di bulan suci, pengguna semakin aktif melihat konten video untuk menghabiskan waktu di jam makan siang maupun ngabuburit.
Industry Analyst Google Indonesia, Yudistira Adi Nugroho, mengatakan pemirsa Youtube akan meningkat 50 persen. Biasanya, orang akan menonton sekitar pukul 03.00-04.00, kemudian dilanjut pukul 11.00, dan akan menanjak pada 21.00-24.00.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya