Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (ANTARAFoto.com)
Dream - Pelaku pasar kembali bersemangat melantai di bursa saham. Berhentinya tren turun Wall Street membuat indeks saham acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) berebut berebut masuk zona hijau.
Sayangnya, investor asing masih berhati-hati dengan sentimen tersebut. Asing masih melanjutkan aksi jual meski dengan nilai tipis Rp 3,19 miliar.
Pada pra pembukaan perdagangan BEI, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) kembali melanjutkan laju positifnya dengan menguat 0,685 poin (0,40%) ke level 173,611.
Aksi beli investor mendorong 24 emiten syariah bergerak menguat. Tercatat hanya 3 emiten yang melaju negatif dan 7 lainnya memilih stagnan.
Nilai transaksi jelang pembukaan perdagangan saham mencapai Rp 15,74 miliar dengan 75,22 juta saham beralihtangan.
Di sesi pembukaan, ISSI masih belum mengendurkan jalan laju positifnya. ISSI kembali menanjak 0,678 poin (0,39%) ke level 173,604.
Kabar positif dari lantai bursa global juga menyapa indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) membuka perdagangan dengan menguat 3,776 poin (0,52%) ke level 727,549.
Transaksi perdagangan mencapai 57,96 juta saham bernilai Rp 13,95 miliar.
JII juga kembali menguat 3,660 poin (0,51%) ke level 727,433 di sesi pembukaan.
Secara umum, lantai bursa memang tengah dilanda demam penguatan. Terbukti, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan jelang libur akhir pekan dengan menanjak 18,104 poin (0,33%) ke level 5.457,936.
IHSG kembali menanjak 18,814 poin (0,35%) ke level 5.458,646 di sesi pembukaan.
Lantai bursa pagi ini sudah diguyur dana nasabah mencapai Rp 30,12 miliar dengan 94,27 juta saham beralihtangan.
Kala bursa saham mulai kembali dibanjiri pemodal, kurs rupiah yang kemarin sempat menguat justru kembali tertekan. Rupiah Kembali menghampiri level 13.200 usai terdepresiasi 48 poin (0,37%) menjadi Rp 13.198 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya