Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Kini, Wanita Bisa Memegang Jabatan Sebagai Seorang CEO.
Dream – Di dunia karier, perempuan turut dipertimbangkan perusahaan untuk mendapatkan posisi strategis. Bahkan, tidak jarang mereka menjadi CEO perusahaan.
Tapi, jumlah perempuan yang menjadi CEO perusahaan masih terbilang sedikit, khususnya di Eropa dan Amerika Serikat.
Dilansir dari CNBC, Jumat 28 April 2017, perusahaan pencarian eksekutif, Heidrick and Struggles dan perusahaan global, CEO &Board Practise, merilis kajian yang berjudul “ Route to The Top”. Kajian ini menggunakan data wanita CEO di Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman dan Inggris.
Hasilnya, cuma ada 8 persen wanita yang menjadi CEO di Amerika Serikat pada tahun 2016. Jumlahnya turun 1 persen dibadingkan tahun 2015 yang sebesar 9 persen.
Di Inggris kondisi lebih menyedihkan. Meski naik 1 persen, jumlah perempuan yang menjadi CEO pada taun 2016 hanya 6 persen dari total bos perusahaan. Lebih buruk lagi di Perancis dan Jerman yang jumlahnya tak lebih dari 2 persen dan 1 persen.
“ Kecilnya progress, menjadikan langkah mewujudkan wanita sebagai CEO telah terhenti,” kata Vice Chairman dan Co-Managing Partner CEO&Board Practise, Bonnie Gwin.
Gwin mengatakan perusahaan yang memiliki visi ke depan, harus memperhatikan rencana suksesi mereka. Perusahaan perlu memastikan wanita dan pria memperoleh pengalaman kritikal yang sama untuk menjabat sebagai CEO.
Sekadar informasi, riset ini dilakukan tahun lalu dan menggunakan data CEO dari 100 perusahaan teratas yang masuk ke dalam Fortune 500, FTSE 100 di Inggris, DAX 50 dan MDAX 50 di Jerman, serta SBF 120 di Perancis.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam