Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pemerintah Tiongkok Meminta Pengusaha Mengganti Nama Bisnis Yang Berbau Asing. (Foto: Next Shark)
Dream – China mulai menindak perusahaan lokal dengan nama-nama yang mengandung unsur asing. Misalnya, Victoria Gardens, Beautifull Seattle Bay, dan Little Spanish Village.
Dikutip dari Next Shark, Kamis 27 Juni 2019, pemerintah Hainan, China, baru-baru ini memerintahkan 84 bangunan untuk mengganti nama yang terlalu asing.
Sementara itu, Xian dan Shaanxi juga mengumumkan 98 bisnis yang menggunakan nama terlalu asing, aneh, dan sulit diucapkan atau dipahami. Di antara nama-nama yang disebutkan adalah Paris Mansion, Oriental Rome Gardens, California North Lane, Great Bear Eurasia Hotel, dan Xian Imperial Art Museum.
Nama-nama seperti 6th Courtyard dan Courtyard Number 8 juga masuk ke dalam daftar. Bahkan, istilah dalam bahasa asing, seperti center, international, riverside, dan mountain, juga dianggap tidak pantas.
Perintah pemerintah ini berasal dari kampanye nasional Desember lalu yang menargetkan empat jenis nama yang tak patut, seperti berlebihan unsur asing, pengulangan, serta mengandung kata-kata aneh atau vulgar.
Dream - Apa yang pertama kali terlintas dalam pikiran kamu ketika mendengar kata China? Mungkin salah satunya adalah barang-barang tiruan alias KW.
Selama bertahun-tahun, China sangat terkenal dengan produk-produk tiruan. Memang tak semuanya. Meski KW, para produsennya berjuang keras agar barang yang mereka hasilkan susah dibedakan dengan aslinya. Meski akhirnya banyak juga yang gagal.
Situs Acid Cow telah menyusun serangkaian foto yang menunjukkan betapa bisnis pemalsuan di China begitu marak. Hampir semua produk terkenal seperti iPhone, PS3, Nike, KFC, Starbucks menjadi korban pemalsuan di China.
Jika dilihat, nama-nama produk atau merek itu memang tak sama. Namun pembuatnya seperti sengaja memplesetkan merek terkenal dunia. Selain huruf, produk tiruan itu biasanya diberi nama yang bunyinya terdengar hampir sama.
Bahkan beberapa logo juga ikut diplesetkan. Contohnya, logo apel tergigit yang jadi ikon iPhone berubah menjadi buah pear atau buah apel utuh.
Setiap kali melihat dan membandingkan nama atau merek tersebut dengan yang asli, Sahabat Dream pasti tertawa geli.
Penasaran? Coba deh simak foto-fotonya di bawah ini...
























(stomp.com.sg)
Dream – Milairder Tiongkok, Jack Ma, menabuh genderang perang bagi para pengedar barang-barang palsu. Pendiri Alibaba ini meminta aparat hukum menindak tegas para penjual barang palsu.
Setidaknya, para penjual barang palsu ini mendapat hukuman seperti pengemudi mabuk, yaitu hukuman penjara.
Dilansir dari Bloomberg, Minggu 12 Maret 2017. Ma mengatakan hal itu dalam surat terbuka yang diunggah di jejaring sosial Tiongkok, Weiboo. Kepada Kongres Rakyat Nasional, dia mengatakan penegakan hukum di Tiongkok terhadap pemalsu barang terbilang lemah.
Mantan guru Bahasa Inggris ini meminta otoritas memberikan hukuman bagi penjual barang palsu, seperti hukuman penjara dan denda. “ Kita harus memerangi pemalsuan barang sama seperti memerangi mabuk ketika mengemudi,” tulis dia di akun Weiboo.
Rupanya, Ma gerah karena Alibaba dicap sebagai sarangnya barang palsu. Bahkan, Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat menganggap Alibaba sebagai pasar yang jahat.
Ma mengatakan peran terhadap pemalsuan barang tidak bisa dilakukan sendiri oleh perusahaan. Peran hukum pun sangat diperlukan.
“ Tidak ada satu pun perusahaan yang bisa melakukannya sendirian. Hukum yang ada gagal untuk menekan pemalsu barang dan justru memberikan mereka ruang yang bebas untuk berbuat curang,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya