Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tunggakan Tagihan Klaim COVID-19 Kemenkes Tembus Rp22 Triliun. (foto: Shutterstock)
Dream – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sedang memproses pembayaran tunggakan tagihan Covid-19. Pada 2020, tunggakan kementerian atas klaim Covid-19 mencapai Rp22,085 triliun.
Dikutip dari laman Kemenkes, Senin 28 Juni 2021, Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes, Rita Roghayah, mengatakan kementerian telah membayar tahap pertama pelayanan Covid-19 senilai Rp16,14 triliun. Ada Rp5,6 triliun di antaranya untuk pelayanan Maret-Desember 2020.
Rita mengatakan uang tersebut digunakan untuk membayar klaim kepada 1.373 RS yang memberikan pelayanan dan perawatan Covid-19 di seluruh Indonesia. Rinciannya, 1.373 RS tersebut terdiri dari 803 RS swasta, 415 RSUD, 58 RS TNI, 33 RS Polri, 30 RS Kemenkes, 23 RS BUMN dan 11 RS Kementerian lainnya.
“ Paling besar dan paling banyak pembayarannya adalah RS swasta, kemudian urutan kedua RSUD dan urutan ketiga RS Kemenkes, dan RS lainnya,” kata dia.
Kementerian Kesehatan, lanjut Rita, berupaya penuh untuk mempercepat pembayaran klaim untuk menjaga cashflow RS guna menjamin mutu kendali pelayanan RS yang lebih baik. Uang Rp5,6 triliun ini merupakan dispute klaim tahun 2020 yang mencapai Rp22,08 triliun.
Sisanya, ujar dia, masih dalam proses penyelesaian yang dilakukan bertahap. Antara lain, tahap I Rp525 miliar yang sudah dilakukan tinjauan oleh BPKP pada 22 Mei 2021 dan sedang dalam proses transfer ke rumah sakit.
Tahap II senilai Rp489 miliar dan BPKP telah meninjaunya pada 11 Juni 2021, tapi dalam proses di Kementerian Keuangan. Setelah itu, baru ditransfer ke rumah sakit.
Tahap III senilai Rp1,5 triliun yang telah ditinjau BPKP pada 17 Juni 2021 dan sedang dalam proses Kementerian Keuangan.
Tahap IV senilai Rp1,1 triliun, Tahap V Rp5,8 triliun, dan tahap VI Rp6,9 triliun masih dalam proses tinjauan BPKP. Masing-masing memiliki target selesai review yang berbeda, tahap 4 ditargetkan selesai akhir Juni 2021, tahap 5 ditargetkan selesai pada akhir Juli 2021, sedangkan tahap 6 ditargetkan selesai pada Juli hingga September 2021
Sekadar informasi, dispute klaim merupakan ketidaksepakatan antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan atas klaim pelayanan. Prosedur klaim dimulai dari pengajuan klaim oleh rumah sakit, pengajuan tersebut kemudian diverifikasi oleh BPJS Kesehatan, Kemenkes, dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
Agar penyelesaian persoalan dispute klaim lebih cepat, Kementerian Kesehatan, kata Rita, berencana membentuk Tim Dispute di setiap provinsi yang terdiri dari unsur Dinkes Provinsi, organisasi profesi, tim verifikator dan unsur Kemenkes. Harapannya, dengan pembentukan Tim Dispute, semakin mempercepat proses pengajuan klaim RS yang bertugas menangani Covid-19.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya