Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo Dan Wapres Jusuf Kalla (antarafoto.com)
Dream - Secara mendadak, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil sejumlah menteri ekonomi ke Istana Kepresidenan, Jakarta. Kabarnya pemerintah akan mengeluarkan sebuah paket kebijakan besar.
Para menteri yang dipanggil mendadak tersebut diantaranya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Perdagangan Thomas Lemobang, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Darmin Nasution mengungkapkan Presiden Jokowi menyampaikan banyak hal yang saat ini belum bisa disampaikan kepada pubik.
“ Kami diminta Presiden menyiapkan satu paket kebijakan yang besar untuk menjawab situasi sekarang,” kata Darmin seperti dikutip dari laman Setkab, Kamis, 27 Agustus 2015.
Menurut Darmin, Presiden Jokowi telah menginstruksikan dan merinci satu paket kebijakan besar mendalam yang sudah harus selesai sepekan ke depan.
" Paling tidak sebagian besarnya itu sudah keluar pada minggu depan," katanya.
Paket kebijakan besar itu, menurut Menko Perekonomian, menyangkut sektor riil, keuangan, deregulasi, kebijakan baru, tax holiday.
“ Bisa banyak, saya belum hitung betul karena (saat pertemuan dengan Presiden) sibuk mencatat,” jelas Darmin disinggung paket kebijakan besar tersebut.
Lewat paket kebijakan ini, Darmin berharap kehiatan ekonomi akan berjalan lebih lancar. Serta mendorong masuknya valuta asing dari luar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya