Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank DKI meraih peringkat terbaik untuk kategori bank beraset Rp 1 triliun-5 triliun. Penghargaan “ Best Syariah 2015” dari Majalah Investor ini berkat beragam pembenahan dan terobosan sejumlah startegi.
UUS bank pelat merah milik Pemrov DKI Jakarta ini lebih selektif dalam melakukan ekspansi pembiayaan dan fokus menekuni bisnis UMKM. Sektor ini dipilih karena terbukti lebih tahan terhadap krisis dan lebih bermanfaat untuk kemaslahatan masyarakat.
Pemimpin Grup Syariah Bank DKI Harijanto melaporkan kinerja perusahaan sejak tahun 2010-2014 menunjukkan hasil yang sangat baik dengan rata-rata pertumbuhan pembiayaan mencapai 48,4 persen.
Sementara untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) mencatat pertumbuhan 64,8 dengan laba meningkat rata-rata 269 persen per tahun. Rasio pembiayaan bermasalah UUS Bank DKI juga terus menunjukkan perbaikan yang signifikan dengan posisi NPF Gross sekitar 3,86 persen dan NPF Nett sekitar 1,91 persen.
UUS Bank DKI tahun ini menargetkan pertumbuhan pembiayaan sekitar 18,2 persen dan DPK sekitar 23 persen hingga akhir tahun 2015. Saat ini pencapaian pembiayaan sudah 89 persen dan DPK mendekati sekitar 80 persen.
Jaringan kantor UUS Bank DKI sebanyak 2 Kantor Cabang Syariah di wilayah jakarta, 1 Kantor Cabang Syariah di wilayah Bandung, 10 Kantor Cabang Pembantu Syariah dan 6 Kantor Kas Syariah dan didukung kantor Layanan Syariah (Office Channeling) Bank DKI Konvensional.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya